Kisah Inspiratif Adzra Khairy Fadian, Putri Babinsa Serang yang Tembus Paskibraka Nasional 2026

BISNISBANTEN.COM – Langkah Adzra Khairy Fadian menuju Istana Kepresidenan bukanlah sebuah perjalanan yang instan. Siswi MAN 1 Kota Serang ini harus melewati rangkaian seleksi berjenjang yang menguras fisik, mental, hingga wawasan kebangsaannya.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil manis. Adzra resmi terpilih mewakili Provinsi Banten sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Pencapaian gemilang ini membawa kebanggaan besar, khususnya bagi keluarga besar Kodim 0602/Serang. Adzra merupakan putri dari Serma Risdianto, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang bertugas di Koramil 0602-06/Kramatwatu, Kodim 0602/Serang.
Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Kolonel Arm Oke Kistiyanto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya saat menerima kunjungan Adzra bersama kedua orang tuanya di Makodim 0602/Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Senin (13/07/26).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi momen haru sekaligus membanggakan. Dandim menegaskan bahwa prestasi Adzra adalah kebanggaan bersama bagi masyarakat Banten.
“Prestasi Adzra lahir dari proses panjang yang tidak mudah. Ada latihan, kelelahan, tekanan dalam setiap tahapan seleksi, serta kemauan untuk terus memberikan kemampuan terbaik. Kami bangga bukan hanya karena hasil yang diraih, tetapi juga karena keberanian dan kesungguhannya dalam menjalani proses tersebut,” ujar Kolonel Arm Oke Kistiyanto.
Perjalanan Adzra dimulai dari seleksi tingkat kabupaten/kota hingga tingkat Provinsi Banten yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
Untuk bisa lolos ke tingkat nasional, Adzra harus menyisihkan kompetitornya melalui berbagai tahapan ujian berat, di antaranya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU). Pemeriksaan kesehatan dan Postur (Parade), tes kesamaptaan jasmani dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta wawancara kepribadian.
Dari total seleksi tersebut, terpilihlah 52 pelajar terbaik untuk Paskibraka Provinsi Banten. Hebatnya, Adzra berhasil melangkah lebih jauh dengan mendapatkan kepercayaan penuh untuk mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional.
Dandim menilai, keberhasilan Adzra menjadi bukti nyata bahwa latar belakang keluarga bukanlah penghalang untuk meraih mimpi setinggi langit. Namun, ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari dukungan kolektif banyak pihak.
Di balik ketangguhan Adzra, ada peran besar dari keluarga, guru, pelatih, pihak sekolah, serta doa tulus orang tua yang terus mengalir. Keseharian sang ayah, Serma Risdianto, sebagai Babinsa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dinilai turut membentuk karakter disiplin dan sederhana dalam diri Adzra.
“Keberhasilan seorang anak tidak pernah berdiri sendiri. Ada doa, perhatian, pengorbanan, dan ketulusan keluarga yang sering kali tidak terlihat. Karena itu, kami menyampaikan penghargaan kepada Serma Risdianto dan keluarga yang telah mendampingi Adzra dengan penuh kasih sayang,” tambah Dandim.
Menjelang keberangkatan menuju pemusatan latihan nasional, Kolonel Arm Oke Kistiyanto menitipkan pesan penting agar Adzra tetap menjaga kesehatan fisik dan mental, serta tidak menjadikan ekspektasi publik sebagai beban.
Jaga stamina & kesehatan, fokus pada instruksi pelatih dan asupan nutrisi selama karantina, tetap rendah hati, jangan pernah melupakan asal-usul dan tetap saling mendukung sesama rekan Paskibraka dari provinsi lain, nikmati prosesnya, jalani tugas negara ini dengan penuh rasa syukur dan gembira.
“Ketika Sang Merah Putih dikibarkan, di sana ada doa orang tua, harapan masyarakat Banten, dan kebanggaan seluruh bangsa Indonesia. Laksanakan amanah ini dengan tulus, tetapi tetap nikmati setiap prosesnya sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan hidup,” pesan Kolonel Oke.









