Ekonomi

TPT Banten Februari 2026 Turun, Serapan Tenaga Kerja Bertambah

BISNISBANTEN.COM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Banten pada Februari 2026 tercatat sebesar 6,59 persen. Meski masih berada di atas rata-rata nasional, kondisi ketenagakerjaan di wilayah ini menunjukkan perbaikan seiring meningkatnya jumlah penduduk yang bekerja.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Banten, Faizal Anwar, menyampaikan bahwa jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026 mencapai 6,24 juta orang. Angka ini meningkat sebanyak 24,55 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Peningkatan angkatan kerja ini diiringi dengan bertambahnya jumlah penduduk yang bekerja,” ujarnya.

Jumlah penduduk yang bekerja pada Februari 2026 tercatat sebanyak 5,83 juta orang, naik 26,02 ribu orang dibanding Februari 2025. Dari sisi lapangan usaha, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menjadi penyumbang peningkatan terbesar dengan tambahan tenaga kerja mencapai 99,59 ribu orang.

Namun demikian, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) justru mengalami penurunan sebesar 0,80 persen poin dibandingkan Februari 2025. Hal ini mengindikasikan adanya sebagian penduduk usia kerja yang tidak aktif dalam pasar tenaga kerja.

Di sisi lain, proporsi pekerja formal masih mendominasi, meski mengalami penurunan. Pada Februari 2026, sebanyak 3,04 juta orang atau 52,19 persen bekerja di sektor formal, turun 1,18 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Faizal menambahkan, dinamika ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan penyerapan tenaga kerja, kualitas dan struktur pekerjaan masih menjadi tantangan, khususnya dalam mendorong peningkatan pekerjaan formal dan partisipasi angkatan kerja.

Pemerintah daerah diharapkan dapat terus memperkuat program penciptaan lapangan kerja serta peningkatan keterampilan tenaga kerja guna menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Banten.

bisnisbanten.com