Hadapi “Kejamnya” Medsos, SPPG Banjar Sari 1 Serang Siagakan Tim Digital Pantau Keluhan Pelanggan

BISNISBANTEN.COM – Di era keterbukaan informasi, kecepatan merespons keluhan pelanggan menjadi kunci utama bertahannya sebuah usaha. Menyadari hal tersebut, SPPG Banjar Sari 1 Kota Serang memperkuat lini pelayanan konsumen dengan menghadirkan tim konten kreator dan tim digital khusus untuk memantau setiap masukan masyarakat.
Sri Hartini, Mitra SPPG Banjar Sari 1 mengungkapkan, bahwa pihaknya tidak menutup mata terhadap kritik, terutama yang muncul di media sosial seperti Instagram. Menurutnya, dunia digital saat ini bisa menjadi sangat “kejam” jika keluhan tidak ditangani dengan cepat dan tepat.
“Kami punya tim digital dan konten kreator, salah satunya Mas Agung, yang khusus memantau itu. Jadi, kalau ada yang protes melalui Instagram, misalnya terkait kualitas makanan atau buah yang dianggap tidak layak, tim kami langsung bergerak menjawab,” ujar Sri Hartini, dikutip pada Senin (02/03/26).
Tidak sekadar menjawab komentar, SPPG Banjar Sari 1 juga menerapkan kebijakan ganti rugi yang nyata. Sri menegaskan bahwa setiap pelanggan yang merasa dirugikan akan didata untuk mendapatkan penggantian produk.
SPPG Banjar Sari 1 ini akan merespons cepat keluhan di media sosial dan langsung ditangani oleh admin khusus. Pendataan transparan dimana konsumen yang komplain akan didata jumlah dan jenis kerugiannya. Jika ditemukan produk (seperti buah) yang busuk atau tidak layak, pihak pengelola berkomitmen untuk menggantinya secara langsung.
“Kami sangat terbuka. Kalau memang konsumen merasa rugi karena barang tidak layak, benar-benar kita ganti. Penanganannya harus langsung karena memang dunia medsos sekarang luar biasa pengaruhnya,” tambahnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kepercayaan warga Kota Serang. Dengan adanya tim yang siaga 24 jam di media sosial, SPPG Banjar Sari 1 berharap hubungan dengan pelanggan tetap terjaga meski di tengah ketatnya persaingan dan dinamisnya opini publik di dunia maya.(siska)









