Banten24

Luar Biasa! Warga RW 06 Perumahan Safira Serang Beton Jalan Utama Secara Swadaya

BISNISBANTEN.COM — Semangat gotong royong ditunjukkan secara nyata oleh warga RW 06 Perumahan Safira, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Tanpa menunggu bantuan penuh dari pemerintah, warga berhasil meresmikan perbaikan jalan utama hasil swadaya mandiri pada Sabtu malam, 28 Februari 2026.

Sebagai ungkapan rasa syukur, warga RT 04 dan RT 05 menggelar acara tasyakuran berupa doa dan makan bersama usai salat tarawih di lokasi jalan yang kini sudah mulus dibeton.

Ketua RW 06 Perumahan Safira, Ardi, menjelaskan bahwa perbaikan menyasar jalan utama sepanjang 30 meter dengan lebar 5 meter (total 150 meter persegi). Langkah swadaya ini diambil lantaran kondisi jalan sebelumnya rusak parah dan berlubang, sementara anggaran dari Pemkot Serang maupun kas RW sangat terbatas.

Advertisement

“Awalnya kami ingin membiayai dari kas RW, namun karena kondisi keuangan minim, kami mendapat masukan dari para tokoh masyarakat untuk membuka donasi partisipasi warga,” ujar Ardi.

Menurut Ardi, gerakan ini bukan sekadar soal mengumpulkan uang, melainkan upaya menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging). Dengan ikut berdonasi, warga diharapkan lebih peduli dalam menjaga dan merawat infrastruktur di lingkungan mereka sendiri.

Kegiatan tasyakuran ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi III DPRD Kota Serang, Juhri. Politisi PKS tersebut mengapresiasi kekompakan warga yang mampu menelan biaya pembangunan hingga belasan juta rupiah melalui kocek pribadi.

“Ini adalah kolaborasi yang luar biasa. Karena anggaran infrastruktur di Kota Serang saat ini memang sangat minim, maka swadaya menjadi solusi cepat bagi masyarakat,” kata Juhri.

Meski demikian, Juhri menegaskan akan tetap mengawal pembangunan di wilayah tersebut. Ia mengaku telah mengusulkan berbagai program melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan untuk tahun anggaran 2027.

“Kita sudah mendorong di pemerintah dan ini juga sudah diajukan saya semenjak Musrenbang 2025. 2025 kita sudah ajukan terkait tentang TPU di Safira, tapi tahun ini (2026)! saya lihat belum disetujui. Nah kita juga ajukan lagi semoga ini juga di 2027 bisa disetujui,”tutur Juhri.

Setelah sukses dengan jalan utama, warga RW 06 bersama Juhri kini membidik perbaikan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di lingkungan Safira yang kondisinya sudah mendesak.

“Rencana terdekat adalah perbaikan pemakaman. Kita akan bangun pemagaran dan akses jalan menuju lahan makam yang baru. Sambil menunggu persetujuan anggaran pemerintah, kita akan mulai kembali dengan gerakan swadaya agar bisa segera digunakan,” pungkas Juhri.

Aksi warga Perumahan Safira ini menjadi bukti bahwa keterbatasan anggaran daerah bukan penghalang bagi kemajuan lingkungan jika semangat gotong royong tetap dijaga. (Siska)

Advertisement
bisnisbanten.com