Gubernur Andra Soni Dukung KESTI TTKKDH Lestarikan Budaya dan Perkuat Identitas Banten

BISNISBANTEN.COM — Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi jajaran pengurus KESTI TTKKDH (Kesenian Tari dan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir), Kamis (26/2/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan silaturahmi, pembinaan atlet, hingga pelestarian budaya silat sebagai identitas daerah.
Sekretaris Jenderal DPP KESTI TTKKDH, Mahyudi Yusuf, menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan aspirasi organisasi. “Alhamdulillah kita diberikan kesempatan untuk audiensi. Kami menyampaikan rencana pelantikan pengurus DPP dan DPW serta harapan adanya peningkatan dukungan pembinaan atlet,” ujarnya.
Menurut Mahyudi, selama ini kegiatan pelatihan dan pembinaan atlet banyak dilakukan secara mandiri oleh organisasi. Pihaknya berharap ada peningkatan perhatian terhadap atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional, termasuk dukungan fasilitas dan peralatan.
Ia juga menyoroti kebutuhan peralatan dan fasilitas penunjang kegiatan tradisional maupun pembinaan. Meski mengakui sudah ada dukungan dari pemerintah, pihaknya berharap adanya peningkatan. “Bukan berarti tidak ada sama sekali dari pemerintah, ada. Hanya mungkin dengan segala keterbatasan, kami berharap ke depan bisa ada peningkatan,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Banten menyampaikan apresiasi atas peran KESTI TTKKDH dalam menjaga tradisi sekaligus membina generasi muda melalui olahraga silat. “Saya juga berharap kebersamaan KESTI TTKKDH ini bisa terus eksis dalam melestarikan budaya kita, juga olahraganya. Silakan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, dan KONI,” ujar Gubernur Andra Soni.
Gubernur juga menekankan pentingnya peran organisasi pencak silat dalam memperkuat identitas daerah. Menurutnya, budaya dan olahraga tradisional merupakan bagian dari jati diri masyarakat Banten. “Satu hal bagi saya, sekarang warga Banten bisa menunjukkan identitasnya,” tegasnya. Ia juga berharap kerjasama dengan TTKKDH ini mampu juga menjadikan Banten Kondusif mengingat organisasi ini cukup besar.
Mahyudi menambahkan, pihaknya menyambut baik arahan tersebut dan siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Ia menilai, potensi besar yang dimiliki KESTI TTKKDH dapat berkontribusi dalam menjaga kondusivitas daerah. “Fungsi kami bukan hanya sebagai jawara atau pesilat, tetapi juga jawara yang bisa memberikan kontribusi bagi pembangunan,” pungkasnya.
(Sarah)









