Toko Hidayah, Menerapkan Trik Unik untuk Bertahan di Tengah Pandemi

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -

BISNISBANTEN.COM — Hadir sejak 1997, Toko Hidayah di Pasar Baru Anyar, Blok G, Kabupaten Serang, menyediakan beragam perkakas kebutuhan keluarga. Dulu toko ini berada di Pasar Lama Anyar. Karena ada pemecahan Pasar, Toko Hidayah sekarang bertempat di daerah Kampung Waluran, Desa Anyar.

- Advertisement -

“Saat itu saya masih berumur 1 tahun. Toko Hidayah berusaha menyediakan semua kebutuhan manusia tapi fokusnya ke perabotan rumah tangga,” jelas Taufik Hidayatullah, pemilik Toko Hidayah.

- Advertisement -

Taufik, pemilik Toko Hidayah.

Toko Hidayah menyediakan alat-alat rumah tangga, dan lain-lain. Seperti panci, wajan, ember, gayung, tikar, sapu, piring, rak piring, sendok, gelas, tempat sampah, dispenser, strika, rice cooker, kompor gas, kipas, oven, kwali, tusuk sate, gagang golok, pacul, ayakan beras, pemotong kentang, palu, arit, kampak, kasur, bantal, guling, jam dinding, dan masih banyak lagi. Biasanya toko ini buka dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore.

“Kalau di hari Pasaran yakni Selasa dan Sabtu, biasanya buka dari jam lima pagi sampai jam setengah enam,” lanjut lelaki yang tinggal di Kp. Kepuh II, No. 25, RT.001/003, Desa Anyar, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Barang yang paling banyak dicari sekarang ini, kata kelahiran 8 Agustus 1996, adalah rice cooker dan magic com karena mau memasuki bulan puasa.

Ditanya apakah transaksi di toko ini hanya khusus offline atau tersedia layanan online, pemilik akun Instagram @djoe_taufik sebenarnya Toko Hidayah lebih fokus ke offline karena lokasinya di pasar. Tapi kalau ada yang pemesan dari luar daerah bisa dialihkan ke layanan online.

“Beberapa bulan lalu, pernah ada yang pesan pot bunga gantung yang dikirim ke Bandung. Selebihnya paling daerah sekitar Banten,” tutur lelaki yang hobi membaca kehidupan ini.

Pandemi yang sudah setahun lebih ini banyak berdampak bagi pedagang. Untuk bisa bertahan di tengah masa pandemi, Taufik menjelaskan, ia membuat program menarik tiap bulannya. Salah satu contohnya adalah kartu pembeli. Jadi, setiap pembeli yang telah berbelanja minimal Rp50.000 akan mendapat paraf di kartu pembeli. Sampai 15 paraf terkumpul, pembeli dapat hadiah menarik. Ada gelas satu lusin, payung cantik, dan ember besar.

Mau tidak mau, suka tidak suka, pandemi menyebabkan daya beli masyarakat berkurang. Ini juga diakui lulusan UIN SMH Banten Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan ini.

“Ngaruh. Karena waktu awal-awal pandemi, masyarakat banyak yang stay at home jadi proses jual-beli di Toko Hidayah berkurang. Kalau sekarang ini mah alhamdulillah lancar,” kata penulis cerpen, novel, dan artikel yang menimba ilmu kepenulisan di Rumah Dunia ini.

Selaku pewaris dan penerus usaha keluarga, Taufik memiliki harapan besar, usaha yang dirintis orangtuanya ini bisa berkembang pesat. Sebenarnya, lanjut Taufik, Toko Hidayah itu diambil dari namanya.

“Meskipun ini usaha kelurga, saya tetap ingin mengembangkannya dengan lebih jauh lagi. Seperti proses pembayarannya atau transaksinya dengan metode modern. Sebenarnya, barang-barang milik saya pribadi hanya papan literasi, selebihnya milik keluarga,” imbuh lelaki yang sedang berada di Pare untuk memperdalam kemampuan berbahasa Inggrisnya ini.

Ke depan, Taufik berharap, Toko Hidayah dapat menyediakan segala kebutuhan masyarakat, mulai dari hal-hal terkecil sampai terbesar.

Toko Hidayah, lanjut Taufik, bakal diteruskan oleh anak-anaknya. Sebagai anak pertama, bisa jadi dikelola Taufik atau adik-adiknya.

“Yang jelas, saya berusaha untuk memajukan Toko Hidayah untuk orang tua. Boleh jadi nanti Toko Hidayah punya cabang di berbagai daerah. Aamiin,” tutup Taufik seraya memberitahu kalau toko ini bisa dicari tahu di akun Instagram @tokohidayah.pasaranyar. (hilal)

Hilal Ahmad
Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI UNTUK DIBACA

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_imgspot_img
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

Stay Connected

1,042FansSuka
10,000PengikutMengikuti
5,000PengikutMengikuti
13,000PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

TERBARU

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img

BACA JUGA

Menkominfo: Dorong UMKM Bangkit dengan Pasar Digital

BISNISBANTEN.COM -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bergerak cepat mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bangkit kembali dari dampak pandemi COVID-19. Menkominfo...

Grab Bantu Distribusi Vaksin di 53 Kota dan Kabupaten se-Indonesia 

BISNISBANTEN.COM -- Grab dan Good Doctor berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk menghadirkan pusat vaksin...
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -Cloud Hosting Indonesia