Terima KKN-PPM, Bupati Zakiyah Minta Mahasiswa UGM Gali Potensi Wisata di Mancak

BISNISBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah (Zakiyah) meminta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang akan melaksanakan KKN-PPM di Desa Ciwarna dan Sangiang, Kecamatan Mancak selama 50 hari dimulai pada 20 Juni 2026 mendatang untuk dapat menggali potensi di wilayah tersebut.
Demikian disampaikan Zakiyah saat menerima kunjungan puluhan mahasiswa KKN-PPM UGM di Pendopo Bupati Serang, kemarin. Turut mendampingi Zakiyah, yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang, Zaldi Dhuhana dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Serang.
Zakiyah pun menyambut dan mendukung kegiatan KKN-PPM UGM yang dipimpin salah satu dosen prodinya untuk mengabdi di masyarakat dan diikuti 30 mahasiswa tersebut.
“Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak UGM, para mahasiswa akan menggali potensi, salah satunya potensi pariwisata di Mancak. Selain itu juga pengelolaan lingkungan, karena Mancak termasuk salah satu wilayah rentan bencana longsor,” ungkapnya.
Zakiyah berharap, para mahasiswa KKN bisa mengkaji wilayah Kecamatan Mancak, khususnya di Desa Ciwarna dan Sangiang dengan ilmu yang telah dipelajari di kampus, baik dari prodi kesehatan masyarakat, pengelolaan lingkungan, maupun teknik sipil.
“Jadi ini dalam rangka mengintervensi Desa Ciwarna agar lebih baik lagi ke depannya,” terangnya.
Apalagi, kata Zakiyah, Desa Ciwarna sudah berubah statis dari Desa Tertinggal menjadi Desa Berkembang.
“Kita pastikan akan terus mengintervensi, sehingga kemajuannya semakin terlihat,” tegasnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM UGM Sudaryatno mengatakan, tahun ini peserta KKN-PPM bertambah menjadi 30 Mahasiswa yang sebelumnya 28 Mahasiswa dari 4 Jurusan, meliputi Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), Medika, dan Jurusan Agro. Para mahasiswa akan mulai KKN-PPM pada 20 Juni dan berlangsung selama 50 hari ke depan dengan fokus tujuan utamanya, yakni bagaimana kemandirian masyarakat di Desa Sangiang dan Ciwarna, Kecamatan Mancak lebih maju lagi. Berkenaan dengan menggali potensi wisata, kata Sudaryatno, pihaknya akan fokus pada wisata di Bukit Cariang yang akan di ekspose seperti Lembang.
“Karena Lembang bisa untuk tracking, sementara Bukit Cariang menuju lokasi hanya 5 menit dari jalan raya. Jadi, Bukit Cariang ini akan kita jadikan suatu fenomena yang menarik, di mana wisatawan bisa meniru seperti di Lembang di Bukit Cariang, sehingga menambah jumlah secara kuantitasnya,” terangnya.
Pihaknya juga, lanjut Sudaryatno, akan memanfaatkan beberapa spot untuk bisa diviralkan melalui sosial media (sosmed) bahwa ada potensi yang luar biasa di Kabupaten Serang yang tidak kalah dengan Lembang. Sebagai langkah awal, pihaknya akan memetakan daerah rawan longsor dan tindakan apa yang bisa dilakukan Mahasiswa dari Teknik Sipil untuk mengurangi risiko bahayanya. Tidak sampai di situ, mahasiswa dari Kedokteran Hewan juga akan melakukan penelitian, terutama untuk pakan ternak dan sebagainya agar bisa memberikan keuntungan kepada masyarakat.
“Sebenarnya kita ingin menyinergikan adanya pertanian berkelanjutan. Jadi, nanti kalau ada pengelolaan sampah, kemudian ada kotoran ternak, kita akan membuat pupuk organik, bisa juga untuk magot dan sebagainya. Hasilnya nanti kita gunakan untuk mengembalikan kesuburan pertanian,” tandasnya. (Nizar).









