EkonomiUMKM

Sudah Tahu, Kemenag Buka Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK Loh, Cek di Sini

BISNISBANTEN.COM – Melalui program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama membuka pengajuan sertifikasi halal gratis bagi UMK.

Program yang dilaunching 2021 ini merupakan program kolaboratif antara BPJPH Kemenag dengan sejumlah kementerian, lembaga, instansi swasta, platform digital, perbankan, dan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Dikutip dari web Kemenag.go.id, untuk Sertifikasi Halal Gratis 2022 ini, BPJPH menyiapkan 25.000 kuota untuk UMK.

Advertisement

Program Sehati 2022 dimulai Maret sampai Desember 2022. Berlaku sepanjang tahun.

“Bagi UMK yang mendaftar akan mendapatkan prioritas. Kementerian Agama menyediakan kuota 25.000 UMK yang akan difasilitasi secara gratis tahun ini,” kata Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham di Jakarta.

Aqil menyebut kuota 25.000 itu hanya digunakan untuk fasilitasi UMK yang memenuhi syarat bisa melakukan pernyataan mandiri kehalalan produknya, atau dikenal dengan halal-self-declare. Untuk bisa self declare, UMK harus memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam peraturan BPJPH.

BPJPH serius melakukan komunikasi dengan Kemenko Perekonomian, Kemenkeu, Kemenkop UKM, Kemenperin, Kemendagri, Kantor Staf Presiden (KSP), KNEKS, Kadin, asosiasi usaha, gubernur, dan juga perbankan.

Advertisement

Tahun ini BPJPH tahun hanya memfasilitasi UMK yang memenuhi syarat self declare.

“Tapi tak usah kuatir karena UMK juga bisa mendapatkan fasilitasi pembiayaan gratis dari kementerian lain, dinas-dinas di pemda, perbankan, dan juga instansi swasta. Jumlahnya variatif. Seperti tahun 2021 ada 112 lembaga/fasilitator yang menyediakan anggaran biaya sertifikasi halal bagi UMK. Total anggaran mencapai 16,5 Milyar. Pelaku usaha yang mendapat manfaat sebanyak 7.160 UMK,” urainya.

Tahun ini ditargetkan 10 juta produk halal bisa disertifikasi halal.

Mengutip informasi dari laman Kemenag RI, ada lima persyaratan umum yang wajib dipenuhi para pelaku UMK untuk mengikuti program sertifikasi halal gratis, yaitu:

  1. Belum pernah mendapatkan Fasilitasi Sertifikasi Halal dan tidak sedang/akan menerima Fasilitasi Sertifikasi Halal dari pihak lain.
  2. Memiliki aspek legal yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB).
  3. Memiliki modal usaha/aset di bawah Rp2 miliar, dibuktikan dengan data dalam NIB;
  4. Melakukan usaha dan berproduksi secara kontinu minimal 3 tahun.
    Mendaftarkan 1 jenis produk, dengan nama produk paling banyak 20. Produk berupa barang (bukan penjual/reseller).

Selain itu, pelaku UMK juga wajib memenuhi persyaratan khusus berikut:

  1. Memiliki surat izin edar atau surat izin lainnya atas produk dari dinas/instansi terkait.
  2. Memiliki outlet dan fasilitas produksi paling banyak 1
  3. Bersedia memberikan foto terbaru saat proses produksi.

membiayai pengujian kehalalan produk di laboratorium secara mandiri jika diperlukan untuk mendukung proses pemeriksaaan oleh Lembaga Pemeriksa Halal atau LPH.

Cara Daftar Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMK

Mengutip panduan di laman sehati.halal.go.id, tata cara mendaftar program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) adalah sebagai berikut:

  1. Buka laman ptsp.halal.go.id (aplikasi SIHALAL).
  2. Buat akun dan lakukan aktivasi akun (daftarkan username dan password).
  3. Login pakai username dan password yang didaftarkan.
  4. Pilih asal usaha Dalam Negeri (Entry: NIB).
  5. Lengkapi data pelaku usaha.
  6. Pilih “Jenis Pendaftaran Melalui Fasilitasi” dan masukkan entry kode, misalnya:
    Kode SEHATI21 (fasilitasi dari BPJPH)
    Kode A30XX (fasiliasi dari Kemenkop-UKM)
    Kode A301XX (fasilitasi dari Dinas Koperasi dan UMKM).
  7. Informasi terkait entry kode pada tahun ini bisa ditanyakan ke kantor Kemenag terdekat.
  8. Lengkapi seluruh dokumen persyaratan via laman ptsp.halal.go.id.
  9. Kirim dokumen pengajuan sertifikasi halal.
  10. Usai pendaftaran online, pelaku usaha akan menerima Surat Tanda Terima Dokumen(STTD) jika dinyatakan “Lolos Verifikasi.” STTD bisa diunduh di aplikasi SIHALAL (ptsp.halal.go.id).
  11. Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengkaji, dan kemudian menetapkan, kehalalan produk dengan output, yaitu Ketetapan Halal.
  12. BPJPH menerbitkan Sertifikat Halal.

Pendaftaran seleksi SEHATI sepenuhnya dilakukan secara online. Jika pelaku UMK kesulitan, bisa membawa semua berkas persyaratan ke Satgas Halal Daerah di PTSP Kantor wilayah Kementerian Agama terdekat.

Petugas Satgas Halal Daerah akan membantu dengan memberikan pendampingan unggah data di laman ptsp.halal.go.id.

Bagaimana, sudah tercerahkan dan termotivasi untuk mendaftar? (Hilal)

 

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.