Banten24

Ratusan Kontestan Bersaing Menuju 40 Besar Audisi Kang Nong 2026 Kabupaten Serang

BISNISBANTEN.COM – Sebanyak 120 pelajar dan mahasiswa yang tercatat sebagai kontestan Audisi Kang Nong 2026 Kabupaten Serang mulai bersaing pada sesi wawancara yang digelar di Gedung Korpri Kabupaten Serang, Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, Sabtu (26/9/2026). Para peserta menunjukkan bakat dan potensinya untuk mengambil hati para juri agar dapat lolos ke babak berikutnya yaitu masuk 40 besar.

Audisi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya. Turut mendampingi Anas, yakni Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Disporapar Kabupaten Serang Devi Maryati, Kabid Destinasi Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata pada Disporapar Kabupaten Serang Dito Candra Wirastyo beserta para Kasi.

Sebelum acara dibuka, Panitia memberikan wejangan kepada para kontestan dan melakukan dialog interaktif. Setelah itu, pembukaan acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa, serta sambutan-sambutan dari Kadisporapar dan perwakilan Juri Audisi dari Paguyuban Ikatan Kang Nong Kabupaten Serang (Ikan Karang), sebelum akhirnya para peserta mengikuti audisi sesi wawancara dengan para juri di lokasi yang sudah disiapkan panitia.

Advertisement

Para peserta pun tampak tegang saat sesi wawancara karena dicecar beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan pengetahuan soal pariwisata, khususnya pariwisata di daerah.

Di sela-sela acara kepada awak media Anas mengatakan, ajang pemilihan Kang Nong merupakan agenda dia tahunan untuk mencari Duta Pariwisata, Duta Literasi, Duta Pajak, Duta Lingkungan Hidup, dan sebagainya. Audisi sesi wawancara, kata Anas, hanya berlangsung selama satu hari menuju 40 besar, setelah itu kontestan akan memasuki tahapan berikut 20 besar, sebelum masuk Karantina untuk selanjutnya masuk Grand Final memilih 10 finalis.

“Bedanya tahun ini (penyelenggaraan Kang Nong-red) kita bergerak dalam kondisi efisiensi anggaran. Tapi kita tetap bagaimana mencari potensi-potensi Kang Nong ini dengan kemampuan yang ada. Alhamdulillah acara dapat tetap terlaksana dengan baik,” ucap mantan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) ini.

Anas berharap, Audisi Kang Nong tahun ini menghasilkan Kang Nong yang bisa mewakili keterwakilan pemuda-pemudi di Kabupaten Serang. Apalagi, kata Anas, ke depan akan ada event Festival Anyer-Panarukan dan berbagai event lainnya yang membutuhkan kehadiran Kang Nong untuk mempromosikan pariwisata dan hal lainnya yang dapat membantu Kabupaten Serang berkembang lebih maju.

“Kami berharap bisa menggugah semangat generasi muda untuk menunjukkan potensi-potensi terbaik mereka di audisi Kang Nong ini,” harap mantan Inspektur Pembantu (Irban) Inspektorat ini.

Di tempat yang sama, Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Disporapar Kabupaten Serang Devi Maryati menambahkan, sesi wawancara merupakan tahap awal audisi ajang Pemilihan Kang Nong 2026 Kabupaten Serang, dimana mulai dari tahapan pendaftaran terdapat berbagai ketentuan umum dan khusus, serta berbagai persyaratan untuk mengikuti ajang Kang Nong.

“Jadi, Kang Nong 2026 diikuti 120 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang akan diseleksi administrasi oleh para juri di sesi wawancara,” terangnya.

Setelah peserta lolos 40 besar, kata Devi, selanjutnya mereka akan memasuki audisi tahap 2, dimana nanti para kontestan akan menunjukkan bakat dan potensinya untuk diuji para juri untuk dikerucutkan kembali kontestannya menjadi 20 besar untuk masuk babak Grand Final. Dalam rangka memantapkan 20 besar klntestan, lanjut Devi, panitia juga mengadakan tahap Karantina yang rencananya akan digelar di hotel Kawasan Objek Wisata Anyer selama dua hari, dimana para peserta selama Karantina akan diberikan pembekalan berupa materi, mulai dari sisi psikologi, table manner etika kesopansantunan dan lainnya.

“Baru setelah itu, para kontestan akan memasuki babak Grand Final Pemilihan Kang Nong. Untuk tempatnya masih kita diskusikan melihat kondisi anggaran,” pungkasnya. (Nizar)

bisnisbanten.com