Rakor Pengembangan Ekonomi Banten: Siap Hadapi Rintangan Ekonomi

- Advertisement -

BISNISBANTEN.COM – Dalam Rangka mendorong daya saing ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Banten melalui peningkatan dan pemerataan infrastruktur, serta pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, dan seimbang, Bank Indonesia dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan sejumlah kepala daerah kabupaten kota di Banten, Kamis (21/12).

Rapat koordinasi yang digelar di Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Banten tersebut dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi, Deputi Bidang Infrastruktur Kemenko Kemaritiman Ridwan Djamaluddin, Gubernur Banten Wahidin Halim, juga pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perindustrian, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata, Badan Urusan Logistik, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, serta sejumlah Bupati dan Walikota di Provinsi Banten.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi mengatakan, dalam mewujudkan pengembangan ekonomi, Reformasi struktural perlu difokuskan pada dua elemen ekonomi, yakni mendorong pemenuhan berbagai faktor pendukung pertumbuhan (enabler) khususnya infrastruktur, dan mengembangkan sektor ekonomi potensial yang berdaya saing tinggi.

Menurutnya, kedua elemen tersebut menjadi keniscayaan dapat mengatasi isu jebakan kelas menengah (middle incometrap) dan berbagai persoalan krusial lain dalam perekonomian Indonesia. “Hal tersebut juga menjadi syarat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebihmerata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Banten,” ujar Rosmaya saat memberikan keterangan pers kepada media.

Rosmaya melanjutkan, Provinsi Banten masih menghadapi sejumlah tantangan ekonomi. Dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian Banten mampu tumbuh diatas rata-rata nasional dan memberi kontribusi besar khususnya di sektor manufaktur. Namun, perekonomian Banten masih menghadapi sejumlah permasalahan yang juga terjadi di berbagai daerah Indonesia seperti menekan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan.

“Selain itu, ekonomi Banten juga menghadapi tantangan untuk terus mengoptimalkan beberapa faktor pendukung daya saing ekonomi, seperti infrastruktur fisik dan SDM. Kombinasi pengembangan sektor potensial dan infrastruktur kemudian diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif bagi berbagai permasalahan tersebut,” pungkas Rosmaya. (AHR/NUA)


Penulis : Ahmad Haris
Editor : Nurzahara Amalia

 

- Advertisement -
Ahmad Haris
Wartawan di bisnisbanten.com
- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

1,048FansSuka
854PengikutMengikuti
31PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

Wax and Beauty House Hadir di Pandeglang

BISNISBANTEN.COM -- Setelah tiga tahun eksis di Serang, kini, Wax and Beauty House membuka cabang pertamanya di Pandeglang. Grand opening Wax and...

Mitsubishi Luncurkan Xpander Edisi Spesial, Lihat Inilah Spesifikasinya

BISNISBANTEN.COM -- Perusahaan Mobil ternama PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) meluncurkan varian yang menjadi edisi spesial dari Mitsubishi Xpander....

Perkokoh Daya Tahan Ekonomi OJK Dukung Kemendes Dirikan Lembaga Keuangan Desa

BISNISBANTEN.COM -- Otoritas Jasa Keuangan mendukung program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Ini untuk mendirikan dan mengembangkan bersama Lembaga Keuangan...

Kini, Lebih dari 9000 Cabang Bank Layani Penukaran UPK 75 RI

BISNISBANTEN.COM -- Bank Indonesia (BI) bersama lebih dari 9000 kantor cabang bank di seluruh Indonesia melayani penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun...

Tingkat Kualitas SDM, PHRI Gelar Uji Kompetensi

BISNISBANTEN.COM -- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten bersama Lembaga Serfitikasi Profesi (LSP) Hospitality Cakrawala Indonesia (HCI) menggelar uji kompetensi...
- Advertisement -
- Advertisement -

BACA JUGA

Rayakan Hari Santri di Banten, Telkomsel Bagikan 16 Ribu Kartu Perdana Gratis

BISNISBANTEN.COM -- Telkomsel ikut meramaikan acara Hari Santri nasional yang jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2020 dengan membagikan 16 ribu kartu perdana....

Dukungan Ketahanan Pangan, BI Banten Tanam Sereh Wangi di Lebak

BISNISBANTEN.COM -- Komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi mendukung produk pertanian dan ketahanan pangan terus dilakukan, salah satunya menanam sereh wangi di...

Tingkatkan Literasi dan Inklusi Pasar Modal, BEI Gelar CMSE 2020 Secara Virtual

BISNISBANTEN.COM -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT KustodianSentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Kliring Penjaminan...

XL Axiata Pimpin Industri dalam Transformasi Digital

BISNISBANTEN.COM -- XL Axiata menjadi perusahaan telekomunikasi pertama di Asia Tenggara yang menggunakan SAP S/4 HANA Cloud. Ini sebagai bagian dari strategi...
- Advertisement -
- Advertisement -