Info Bisnis

PLN Peduli Beri bantuan Rp50 Juta untuk Ponpes Banu Al Qomar Cilegon

BISNISBANTEN.COM — Pondok Pesantren Banu Al Qomar, Karangtengah, Kota Cilegon menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Peduli dari PT PLN (Persero) Unit Pelayanan Transmisi (UPT) Cilegon. Bantuan ini berupa pembiayaan pengembangan usaha produksi dan pengolahan kopi di pondok pesantren.

Bantuan diberikan oleh Manager Keuangan dan Administrasi PLN Cilegon, Arif Rahman, dan diterima oleh pimpinan pondok pesantren Banu Al Qomar Karangtengah, Ustaz Musthofa HQ. Kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh Kapolsek Purwakarta, Iptu Atep Mulyana, dan aparat pemerintah setempat mulai dari RT/RW, kelurahan, hingga tokoh masyarakat.

Arif Rahman mengungkapkan, bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp50 juta, dan diharapkan dapat digunakan sebagai bantuan peningkatan ekonomi pondok pesantren, dimana Pondok Pesantren Banu Al Qomar memiliki usaha budidaya kopi.

Advertisement

“Semoga dengan bantuan ini dapat membantu pondok pesanten Banu Al Qomar untuk dapat mengembangkan usaha kopi pondok pesantren ini yang dikelola oleh para santri, dan untuk kemudian dapat meningkatkan kesejahteraan dan sekaligus melatih kemandirian ekonomi bagi para santri” ungkapnya.

Pembina Pondok Pesantren Banu Al Qomar, Fahruroji, mengatakan penyerahan bantuan CSR ini digunakan untuk pengembangan usaha pengolahan kopi pondok pesantren. Akan tetapi bantuan ini dikhususkan untuk lini ekonominya.

“Bantuannya khusus untuk lini ekonomi, dalam hal ini badan usaha pondok pesantren. Jadi meskipun bantuan masuk melalui pesantren, namun peruntukannya langsung untuk Baqofee (Kedai kopi milik Pondok Pesantren Banu Al Qomar). Untuk upgrade alat pengolahan kopi misalnya alat roasting yang awalnya manual terus di ubah menjadi mesin otomatis. Intinya untuk efisiensi produksi seperti itu,” kata Fahruroji.

Ia berharap, bantuan ini dapat menjadi pemicu dalam pengembangan usaha produksi kopi yang diolah oleh para santri Pondok Pesantren Banu Al Qomar Karangtengah dan kemudian hasil produksinya bisa dikonsumsi dan dicintai oleh masyarakat luas.

Advertisement

Pondok Pesantren Banu Al Qomar hadir melalui badan usahanya yaitu Baqofee untuk melatih kemandirian ekonomi para santrinya. Dalam hal ini Baqofee merupakan rumah produksi pengolahan kopi dari hulu hingga hilir.

Lebih lanjut Fahruroji mengucapkan terima kasih kepada PLN UPT Cilegon karena telah membantu pengembangan ekonomi berbasis pesantren di pondok pesantren Banu Al Qomar Karangtengah.

“Bantuan ini sangat berharga buat kami, sangat membantu dalam melakukan efisiensi produksi pengolahan kopi yang awalnya sebagian besar menggunakan alat-alat manual, dengan bantuan ini kami coba upgrade kepada alat-alat modern,” jelas Fahruroji. (susi)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com