Kuliner

Ngafe Sambil Bermain, Cobain Deh ke Dadu Playroom

BISNISBANTEN.COM – Kafe di Jalan Ahmad Yani, Ketileng, Kota Cilegon, Banten ini bukan hanya nyaman buat nongkrong, namun juga menjalin keakraban bareng bestie.

Nama Dadu Playroom bukan tanpa alasan. Kafe ini menyediakan berbagai permainan meja seperti UNO, catur, ular tangga, monopoli, ludo, dan mainan-mainan yang menggunakan dadu lainnya.

Ini sesuai dengan tema kafe ini, yaitu playzone. Recommended banget deh buat kalian yang ingin have fun bersama teman, pacar, atau keluarga. Inilah yang menjadi salah satu nilai plus dan pembeda dari kafe lain di Cilegon.

Advertisement

Beberapa permainan di sini disediakan gratis sedangkan beberapa yang lain bisa disewa seharga Rp20.000. Seru dong. Jadi kalau main ke Dadu Playroom bukan hanya ngopi dam ngemil, bisa nongkrong sambil main juga.

Mendukung konsep Dadu Playroom yang kekinian, lagu yang diputar juga kekinian. Boleh dibilang semacam playlist radio Prambors.

Dadu Playroom buka dari pukul 09.00-00.00 WIB. Tapi mulai ramai sore sampai malam.

Tempatnya yang strategis tepat di pinggir jalan raya Cilegon yang hanya satu garis lurus menjadikan Dadu Playroom tidak mungkin terlewatkan.

Kafe ini memiliki interior semi-industrialis. Dengan beberapa spot lukisan-lukisan lucu di dinding, sangat instagramable.

Saat masuk ke dalam kafe, langsung terasa kesan industrialisnya. Mulai dari lantai dan dinding yang unfinished (masih berbentuk plesteran), meja dan kursi yang rata-rata berbahan dasar kayu yang cuma di vernis dan besi-besi gitu.

Meski terkesan homie dan industrialis, tapi nyaman banget, bisa wifi-an ditambah tempatnya full AC.

First things first, fasilitas kafe ini sangat memenuhi untuk kerja lama-lama; ber-AC, colokan ada di hampir setiap meja, wifi kencang, dan musala.

Tempat duduknya juga bervariasi, ada yang lesehan, ada yang sofa, dan ada yang standar kursi pada umumnya, tinggal pilih manasuka.

Oh ya, satu hal yang eye catching di sini yakni konsep open kitchen yang menjadi penyambut setelah membuka pintu masuk.

Open Kitchen ini lebih ke sebuah konter yang dapat digunakan untuk menyantap makanan bersama teman-teman. Memang terlihat sepeti ada kitchen set di tempat tersebut, namun itu hanya digunakan untuk pajangan alias dapur bersih, karena dapur yang sesungguhnya ada di belakang, agar asap dan aromanya tidak mengganggu pengunjung.

Untuk menu, ada nasi goreng dadu, mi goreng dadu, ice caramel machiatto, avocado de caffe, caffe latte, javachips cappuchino, dan masih banyak menu lainnya mulai dari snack, nasi, mie, kopi, teh, jus, dan lainnya. (Hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.