Travel

Masih Bertahan Sampai Sekarang, Pernah Coba Tayo Tangerang?

BISNISBANTEN.COM – Diujicobakan dari 24 Desember hingga 1 Januari 2020, Bus Tayo di Tangerang masih beroperasi. Pernah coba?

Bus Rapid Transit (BRT) Tangerang Ayo (Tayo) atau yang juga disebut Bus Tayo menjadi pilihan transportasi warga di Kota Tangerang yang nyaman dan murah. Tarif angkutan umum ini hanya Rp2.000.

Bus yang diresmikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang pada 24 Desember 2019 ini setiap harinya beroperasi mulai pukul 05.00-18.00 WIB, dengan tiga koridor yang menghubungkan dari CBD Ciledug sampai Tangerang City dan sebaliknya.

Advertisement

Jalur perlintasan Bus Tayo melewati 20 halte di antaranya Tangcity Mal, Babakan, Sukasari, Rumah Sakit EMC, Cipondoh dan Ciledug.

Bus Tayo ini datang setiap 15 menit sekali.
BRT Kota Tangerang sudah memiliki tiga koridor. Diantaranya, koridor satu tujuan Poris – Jatiuwung, koridor dua, Poris – Cibodas dan terbaru koridor tiga tujuan Ciledug – Tangcity.

Untuk koridor 3 yakni rute CBD Ciledug-Tangerang City yang berjarak 13 kilometer menghabiskan waktu tempuh selama 45 menit.

Advertisement

Halte yang tersedia yaitu 10 halte di sebelah kiri dan sepuluh halte di sebelah kanan. Satu-satunya cara untuk menaiki bus ini yaitu dengan menunggu di salah satu halte yang tersedia dari CBD Ciledug maupun TangCity.

Pada 2020 lalu Dishub menargetkan memiliki BRT dengan enam koridor dan 60 unit bus dengan 10 bus di masing-masing koridor.

Masyarakat berharap, unit BRT terus diperbanyak serta trayek pun diperluas. Sehingga, kemudahan dan kenyamanan BRT bisa dirasakan seluruh masyarakat Kota Tangerang secara merata.

Bus yang bisa menampung 25-40 orang ini difasilitasi AC, full music, dan CCTV. Untuk pembayaran bisa langsung cash atau melalui dompet digital seperti Ovo, GoPay, Dana, Link Aja dan lain-lain.

Dikutip dari situs resmi Tangerangkota.go.id, Tayo Ciledug-Tangcity ini sudah menjadi buruan masyarakat Kota Tangerang. Terlebih anak-anak libur sekolah dan ibu-ibu yang ingin merasakan naik bus Tayo Kota Tangerang. Saat masa percobaan, masyarakat yang naik tidak dipungut biaya alias gratis. (Hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.