Keuangan

Makin Eksis, Apa Itu Pasar Modal? Ini Dia Penjelasan dan Sejarahnya

BISNISBANTEN.COM – Bicara soal pasar modal nampaknya kini sudah tak asing lagi oleh semua kalangan. Dahulu, yang mampu terjun di pasar modal hanya orang tertentu saja. Namun, kini pasar modal dapat diakses oleh kalangan masyarakat.

Namun, tak sedikit juga masyarakat yang belum mengenal apa itu pasar modal. Melansir dari laman resmi Instagram Otoriras Jasa Keuangan (OJK) Indonesia memaparkan apa itu pasar modal, sejarah pasar modal, produk pasar modal hingga manfaat dari pasar modal.

Pasar Modal merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang dapat diperjualbelikan, seperti saham, surat utang (obligasi), reksa dana, dan berbagai instrumen derivatif dari efek atau surat berharga.

Advertisement

Selain itu, Pasar Modal juga merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan dan pemerintah, serta kegiatan berinvestasi bagi pemilik dana atau investor

Selain memaparkan apa itu pasar modal, OJK juga memberikan informasi mengenai sejarah pasar modal yang ada di Indonesia.

Rupanya, pasar modal hadir
sejak zaman kolonial Belanda tepatnya pada tahun 1912 di Batavia untuk kepentingan pemerintah kolonial atau VOC.

Pada periode tahun 1956-1977 kegiatan Pasar Modal mengalami kevakuman karena beberapa faktor, seperti perang dunia, perpindahan kekuasaan pemerintah kolonial kepada pemerintah Indonesia, dan berbagai kondisi lainnya.

Advertisement

Kemudian, pada tahun 1977 Pemerintah Republik Indonesia kemudian mengaktifkan kembali Pasar Modal yang
diresmikan oleh Presiden Soeharto di bawah Badan Pelaksana Pasar Modal.

Pengaktifan kembali Pasar Modal ini juga ditandai dengan PT Semen Cibinong yang go public sebagai emiten pertama.
Sejak tahun 1987 – sekarang.

Hingga saat ini, Pasar Modal Indonesia terus mengalami pertumbuhan seiring dengan berbagai insentif dan regulasi yang dikeluarkan pemerintah.

Manfaat Berinvestasi di Pasar Modal yaitu
1. Memiliki Passive Income
Passive income adalah pendapatan yang bisa diperoleh tanpa harus bekerja secara aktif. Jika emiten saham yang dibeli membagikan laba bersih dalam periode tertentu, investor juga akan mendapatkan dividen sebagai pendapatan atas investasi yang telah dilakukan.

2. Lebih Likuid dan Fleksibel
Keuntungan lain yang bisa dirasakan saat berinvestasi di Pasar Modal adalah fleksibilitas dari aset atau instrumen investasi yang dimiliki. Setiap instrumen juga bisa dimiliki tanpa modal yang besar. Selain itu, investor juga bisa mengatur jenis investasi yang akan dibeli berdasarkan tingkat risiko yang diinginkan.

3. Investasi Lebih Aman
Pasar Modal diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan setiap aktivitas di dalamnya juga dikelola oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal ini tentunya akan membuat para investor lebih leluasa menginvestasikan asetnya di Pasar Modal karena keamanan data dan transaksi yang lebih terjaga dan terlindungi.

Nah itu dia penjelasan mengenai pasar modal dan sejarahnya. (Ismi)

Advertisement
LANJUT BACA