Ekonomi

LHP Semester II 2025 Diserahkan, BPK Banten Dorong Penguatan Bank Banten Lewat Pemeriksaan Kinerja

BISNISBANTEN.COM Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Banten Firman Nurcahyadi menjelaskan bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2025 mencakup sembilan entitas. Namun, yang diserahkan pada kegiatan resmi tersebut berjumlah delapan laporan sebab satu entitas yakni KPU masih dalam proses pemeriksaan terkait Pemilu.

Dari delapan laporan yang diserahkan, dua di antaranya merupakan pemeriksaan tematik nasional. Firman menjelaskan, pemeriksaan tematik nasional berkaitan dengan program prioritas pemerintah pusat seperti ketahanan pangan dan pembangunan manusia, termasuk penanganan tuberkulosis.

Selain itu, BPK juga melakukan pemeriksaan terhadap pendapatan asli daerah (PAD), pembangunan daerah, bantuan usaha milik daerah, serta pemeriksaan infrastruktur di Kota Tangerang. “Terusnya kita memeriksa lagi pendapatan asli daerah, pembangunan daerah, bantuan usaha milik daerah, ditambah lagi pemeriksaan infrastruktur di Kota Tangerang. Nah itu kita serahkan semuanya hari ini,” katanya.

Advertisement

Terkait pemilihan sembilan entitas tersebut, Firman menyebut hal itu berdasarkan penilaian dari pusat dengan mempertimbangkan besaran anggaran dan aspek lainnya. “Yang pertama itu hasil penilaian dari pusat berdasarkan sisi anggaran dan segala macam. Misalnya pendapatan asli daerah, yang paling besar kan provinsi,” ujarnya.

“Pemeriksaan kepatuhannya seluruhnya telah mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku, walaupun masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki,” tambahnya. Sementara untuk pemeriksaan kinerja, Firman menyebut secara keseluruhan sudah berjalan efektif, namun tetap ada sejumlah catatan perbaikan.

“Untuk pemeriksaan kinerja seluruhnya insya Allah sudah efektif, walaupun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki,” tambahnya. Secara khusus, BPK juga melakukan pemeriksaan kinerja terhadap Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Banten sebagai bagian dari dorongan penguatan kelembagaan.

“Kita mau mendorong Bank Banten untuk menjadi jauh lebih baik. Sehingga instrumen-instrumen dalam pengelolaan bank itu kita berikan masukan dan rekomendasi supaya jauh lebih baik,” tegas Firman. Ia juga mengapresiasi perbaikan yang telah dilakukan Bank Banten dalam dua tahun terakhir. “Insya Allah setelah hasil pemeriksaan kemarin, banyak perbaikan yang sudah dilakukan mulai tahun 2023 sampai sekarang, seluruh instrumen pengelolaan bank sendiri,” katanya.

Ia berharap penguatan Bank Banten menjadi gerakan bersama seluruh pihak di Provinsi Banten, agar bank pembangunan daerah tersebut semakin kuat dan menjadi kebanggaan masyarakat. “Kita berharap supaya Bank Banten menjadi bank satu-satunya yang menjadi RKUD di wilayah Provinsi Banten. Kita semua mendukung, teman-teman juga punya tabungan di Bank Banten,” pungkasnya.

(Sarah)

Advertisement
bisnisbanten.com