Ekonomi

Launching PDKB Sentuh Langsung, PLN UID Banten Amankan Pasokan Listrik Ramadhan

BISNISBANTEN.COM — Menjelang Bulan Puasa Ramadhan tahun 2022 atau 1443 Hijriah, PLN Unit Induk Distribusi Banten menggelar Apel Kesiapan Kelistrikan Jelang Ramadhan sekaligus menggelar kegiatan pemeliharaan jaringan listrik Tegangan Menengah tanpa padam dengan sinergi tim PDKB TM UID Banten serta  Launching  PDKB Metode Sentuh Langsung (SL) UP3 Teluk Naga pada Senin (28/03). Apel dilaksanakan di halaman Kecamatan Sepatan, Teluk Naga. General Manager PLN UID Banten, Sandika Aflianto bertindak sebagai Pembina Upacara dan Senior Manager Distribusi, Putu Eka Astawa sebagai pemimpin upacara dan dihadiri segenap tim PDKB serta perwakilan petugas siaga kelistrikan PLN.

Acara tersebut turut dihadiri stakeholder PLN  yakni Camat Sepatan, Kepala Polisi Sektor (Polsek) Sepatan, Komandan Rayon Militer (Danramil) Sepatan dan Kepala UPT BPBD Sepatan.

Siaga kelistrikan selama Ramadhan bertujuan untuk memastikan keandalan dan kecukupan pasokan listrik, serta memastikan semua personel dan infrastruktur pendukung dalam kondisi siap sedia. Untuk keandalan sistem kelistrikan di Banten telah disuplai 7 subsistem kelistrikan dengan total kapasitas daya sebesar 5.490 Mega Watt (MW) yang disalurkan melalui 51 Gardu Induk 150 kilo Volt (kV) dan 20 kV. Beban puncak listrik yang pernah dicapai yaitu  3.749 MW pada 14 Desember 2021 pukul 14.00 WIB. Di Bulan Ramadhan 1442 H pada tahun 2021 beban puncak tertinggi 3.323 MW pada 23 April 2021 pukul 14.00 WIB.

Advertisement

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Banten, Sandika Aflianto, mengatakan bahwa listrik di Banten masih dalam kondisi cukup melihat beban puncak yang pernah dicapai tahun 2021 lalu di Banten.

Siaga pasokan listrik di PLN UID Banten didukung dengan kekuatan 1.295 personel siaga, 42 Posko Siaga, dan 95 unit armada pendukung terdiri dari Unit Trafo Bergerak (UTB), Unit Gardu Bergerak (UGB), Unit Kabel Bergerak (UKB), Unit Kubikel Bergerak (UCB), UPS, Skylift, Mobil Deteksi, Crane, Genset, Perahu Karet, dll.

Selain masjid-masjid yang digunakan untuk ibadah selama Ramadhan, Rumah Sakit dan infrastruktur pendukung pemulihan Covid-19 juga tetap menjadi pantauan utama. Selain itu, PLN juga memantau kelistrikan di rumah masyarakat agar masyarakat bisa beribadah dari rumah dengan nyaman.

“Hari ini kita pastikan seluruh pasukan dan peralatan dalam kondisi siap operasi, petugas tetap memperhatikan protokol kesehatan selama bertugas mengawal keandalan pasokan listrik saat bulan Ramadhan 1443 H sehingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman, kami ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa, semoga semua senatiasa sehat, tetap semangat  memberikan pelayanan kehandalan listrik yang terbaik, semoga bernilai ibadah dan membawa berkah bagi kita semua” ungkap Sandika.

Advertisement

Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Sentuh Langsung adalah ‘pasukan khusus’ PLN yang terlatih melakukan pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian material listrik dengan cara menyentuh langsung jaringan tersebut. PDKB Tegangan Menengah melakukan pekerjaan sentuh langsung pada jaringan 20 kV, menggunakan sarana pendukung antara lain kendaraan crane yang berisolasi tahan 24 kV untuk membawa petugas ke posisi mendekati jaringan, boom isolasi yang tahan tegangan 130 kV dan bucket isolasi yang tahan tegangan 40 kV.

Para personel yang teribat dalam pekerjaan ini harus menggunakan sleeve (pelindung/isolasi lengan) yang tahan 40 kV, sarung tangan isolasi yang tahan 30 kV, dan sepatu boot isolasi yang tahan 30 kV. Kelebihan dari Tim PDKB TM SL adalah dapat bekerja 3 kali lebih cepat daripada Tim PDKB TM dengan metode berjarak (menggunakan tongkat khusus dan tidak menyentuh langsung jaringan).

“K3 dimulai dari diri sendiri semisal dengan memastikan kesehatan jasmani sebelum bekerja, melakukan pemeriksaan APD seperti helm, sarung tangan dan safety shoes, dalam melaksanakan kegiatan ini membutuhkan kompetensi yang tinggi sehingga tidak terjadi musibah dan hal yang tidak diinginkan. Semua pihak wajib mengikuti K3 serta memegang teguh SOP yang telah ditetapkan kemudian harus dijalankan dengan sebaik mungkin demi terwujudnya zero accident dan kualitas pelayanan maupun listrik yang andal,” ungkap Sandika.

Seremoni peresmian ditandai dengan pemotongan pita kendaran PDKB SL dan acara sinergi PDKB akan dilaksanakan selama 5 hari ke depan. PLN UID Banten memiliki 45 personil yang terbagi menjadi 5 tim, 4 tim metode sentuh langsung dan 1 tim metode berjarak, ditambah supporting 2 tim rabas, 5 pengawas dan 2 mobil yantek siaga di Posko Melayu dan Posko Sepatan dengan target lokasi tersebar di 115 titik. Dengan estimasi target kWh yang bisa terselamatkan sebesar 193.304 kWh.

Apabila membutuhkan layanan listrik seperti Pasang Baru, Tambah Daya, Pembelian Token Listrik, Pembayaran Listrik, bahkan pemgaduan gangguan kelistrikan, masyarakat bisa menghubungi PLN melalui Contact Center 123 atau aplikasi PLN Mobile yang bisa didownload pada appstore maupun playstore. Dengan PLN Mobile semua semakin mudah. (susi)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com