Lantaran Tuntutan Tak Kunjung Dipenuhi, Ratusan Pensiunan PT KS Berunjukrasa

BISNISBANTEN.COM – Ratusan pensiunan PT Krakatau Steel (KS) Group yang tergabung dalam Perhimpunan Pensiunan Krakatau Steel (PPKS) melakukan aksi unjukrasa di kantor Direksi PT Krakatau Steel Cilegon, Rabu (31/1/2024).
Aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu diikuti oleh mantan pegawai PT KS menuntut agar segera dikembalikannya hak-hak pensiun yang dihapus semena-mena sejak tahun 2020.
Salah seorang perwakilan Tim Kecil PPKS, Leopold Sitompul mengatakan, Peraturan Dana Pensiun (PDP)-KS tahun 2009 yang saat itu sedang berlaku, diubah oleh PT KS secara semena-mena dengan menghapus sebagian hak pensiunan KS/KSG.
“Dengan dihapusnya hak pensiunan tersebut, PT KS lepas dari kewajiban membayar ke DAPEN-KS sebesar 100.063US$ atau sekira Rp 1,5 triliun.
Dengan terlepas dari kewajiban tersebut, PT KS mengakui pendapatan lain-lain dan meraih keuntungan besar pada kinerja tahun 2020, setelah sebelumnya PT KS selalu rugi besar selama delapan tahun berturut-turut sejak tahun 2012,” kata pria yang akrab disapa Leo itu.
Leo menuturkan, para pensiunan PT KS/KSG merasa dirampok dan dizalimi, karena PT KS mengakui memperoleh pendapatan sebesar sekira Rp 1,5 triliun dan meraih keuntungan besar pada kinerja tahun 2020, dan PT KS tetap membayar kewajiban ke krediturnya, sementara disisi yang lain kewajiban ke DAPEN-KS malah dihapus yang mengakibatkan sebagian dari hak pensiunan KS/KSG hilang.
“Sejak tahun 2020 sampai tahun 2022, PT KS selalu menyampaikan ke publik untung. Sementara, ke pensiunan KS/KSG, PT KS selalu beralasan kondisi PT KS sedang pada titik nadir”, katanya.
Leo mengaku Ia dan rekan-rekannya sudah melakukan berbagai upaya agar tuntutannya berhasil termasuk menemui Dirut PT KS sampai ke kementerian BUMN.
“Kami sudah bertemu dengan Dirut KS secara resmi dua kali pada bulan Mei dan Agustus 2023. Kami juga sudah audiensi ke OJK sekira bulan Oktober 2023 dan Kementerian BUMN lebih dari satu bulan yang lalu, kami juga sudah unjuk rasa di kantor PT KS di Jakarta pada Agustus lalu”ujarnya.
Senada dengan yang disampaikan Brahmono, Ia mengatakan, aksi demo yang dilakukan merupakan puncak dari tuntutan ratusan pegawai yang lain.
Ia mengatakan akan terus menuntut ke PT KS untuk mengembalikan haknya yang hilang sampai berhasil dan mendorong Kementerian BUMN untuk membantu penyelesaian.
“Kalau tuntutan kami tetap tidak dipenuhi oleh PT Krakatau Steel, unjukrasa ini tidak hanya sampai di Kantor Direksi PT KS yang di Cilegon atau di kantor pusat Jakarta, akan tetapi kami akan lanjutkan unjukrasa ini ke kantor Kementerian BUMN dan juga ke Istana Negara,”tuturnya. (dik)









