SosokUMKMYoungpreneur

Kasuka Kaos dan Surga Pro, Hadir untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat Banten

Menekuni usaha di bidang percetakan dan sablon, modalnya harus berani. Modal finansial saja tidak cukup, mental kudu dipersiapkan untuk menghadapi persaingan dan kegagalan.

Ini juga dilakuka Lutfi saat memulai usaha perkaosan, persablonan juga percetakan. Semula, Lutfi mengembangkan usaha di bidang perkaosan dengan label Kasuka Kaos. Setelah mendapatkan modal lebih besar, mahasiswa UIN SMH Banten ini memperluas layanan dengan mengerjakan pesanan merchandise, percetakan, dan berbagai hal lainnya berkaitan dengan ini dengan mengusung brand Surga Pro.

Advertisement

Lutfi berpesan kepada Gen Z untuk berani memulai bisnis di usia muda, sebab kini kebutuhan promosi dan peluang sudah terbuka dengan lebar. Kalau dulu harus dengan modal materi baru bisa memulai bisnis. Kalau sekarang, cukup dengan sosial media, generasi Z bisa memulai bisnis sebagai reseller. Banyak kemungkinan yang bisa dilakukan, dan berkolaborasi adalah salah satunya

Setelah setahun Kasuka Kaos hadir memenuhi kebutuhan sandang custom masyarakat Banten, bisnis yang didirikan Lutfi ini mulai berkembang dan dikenal masyarakat banyak khususnya Banten. Memasuki 2020, Kasuka hadir dengan projek terbaru bernama Surga Pro.

Surgapro merupakan sub-brand yang dikembangkan untuk pelebaran produk ke percetakan. Tidak hanya kaos, brand ini juga menyediakan mug, topi, kipas, plakat, gantungan kunci, hingga bingkai ucapan. Termasuk merambah ke clothing dengan artikel yang dibuat sendiri. Semua project ini digarap secara mandiri.

“Kami berani buka karena ada demand. Sekarang ini bisnis kuliner menjamur. Kebutuhan custom cup, gantungan kunci, spanduk dan lainnya mulai banyak. Dari identitas ke media promosi, yang tadinya kaos dijadikan identitas, sekarang ada merchandise sebagai media promosi, jadi brand terbaru yang dikembangkan sangat relateble,” tutur Lutfi, owner Kasuka Kaos dan Surgapro ini.

Advertisement

Brand yang telah launching sejak Maret 2020 ini, semakin meningkatkan kualitas. Luthfi yang semula hanya single fighter kini mulai merekrut beberapa partner. Di bagian desain dan produksi, Lutfi dibantu tim. Servis pelanggan dan layanan lainnya pun ditingkatkan sebagai bentuk loyalitas terhadap konsumen.

Tidak hanya dalam bentuk produk dan servis baru, Kasuka Kaos dan Surga Pro kini mempunyai toko fisik dan semakin dekat dengan konsumen. Bila ingin mengunjungi secara langsung, toko ini terletak di Penancangan, komplek P&K Jalan Garuda Blok A, Serang Banten. Buka dari jam 9 sampai 5 sore.

Kasuka kaos dan Surga Pro juga turut aktif pada kegiatan-kegiatan sosial dengan memberi ilmu mengenai bisnis. Kegiatan ini diaplikasikan dalam bentuk workshop dan seminar. Tidak hanya teori owner Kasuka Kaos dan Surga Pro ini juga kerap berbagi ilmu dengan praktek penyablonan hingga produksi secara langsung.

“Selain berfokus kepada profit orientied Kasuka juga fokus kepada social oriented. Jadi kami tidak muluk-muluk mengejar kekayaan tapi juga kebermanfaatan. Tidak hanya dapat memberi materi, tapi juga ilmu buat orang-orang yang baru mulai dan mau memulai bisnis di bidang ini. Sehingga hadirnya Kasuka dan Surga Pro dapat memberi social impact untuk orang banyak,” jelas Lutfi saat ditanya mengenai program workshop dan seminar yang sering dilakukannya. (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.