Travel

Jakarta International Stadium, Stadion Megah yang Dipadati Jamaah Salat Ied, Cari Tahu Yuk!

BISNISBANTEN.COM – Pemandangan luar biasa terlihat saat pelaksanaan salat Idul Fitri atau salat Ied pada Senin (2/5/2022) lalu. Puluhan ribu orang antusias menunaikan sholat Id di Jakarta International Stadium (JIS).

Ini pertama kali digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di tempat ini, tepatnya di Ramp Barat JIS. Tingginya antusiasme masyarakat melaksanakan sholat di JIS membuat jalan di depan JIS dipadati kendaraan.

Bahkan jemaah rela berjalan kaki sepanjang beberapa ratus meter dari kantong-kantong parkir untuk menjangkau pelataran stadion yang dijadikan tempat sholat.

Advertisement

Asal tahu, Jakarta International Stadium (JIS) sebelumnya bernama Bersih Manusia Wibawa (BMW). Ini stadion sepakbola yang dibangun di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jakarta, Indonesia.

Setelah selesai, stadion ini akan menjadi kandang Persija dan Tim nasional sepak bola Indonesia, setelah ada kesepakatan antara PSSI dan PT JAKPRO untuk menggunakan fasilitas ini.

Stadion ini baru mulai dibangun pada 2019 dengan dimulainya kick-off pembangunan JIS oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 14 Maret 2019 di Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Stadion JIS dapat digunakan untuk pertandingan sepak bola, konser musik dan berbagai jenis acara besar lainnya.

Advertisement

Penamaan Jakarta International Stadium mengasosiasikan stadion bertaraf internasional dengan Jakarta. Stadion ini menampung kurang lebih 82.000 penonton, memiliki 3 tingkatan tribun. Selain itu terdapat tribun VIP, dan tribun untuk disabilitas.

JIS dilengkapi dua lapangan latihan. Lapangan latih ini sudah memenuhi standar Internasional. Lapangan latihan JIS dilengkapi dengan 2 ruangan serbaguna, 4 ruang ganti pemain, 1 toilet laki-laki, 1 toilet perempuan, 4 buah wastafel, serta dilengkapi dengan tribun penonton.

Area pendukung sekitar stadion dijadikan ruang publik dan terdapat plasa untuk salat, dan di timur stadion juga dibangun area komersial untuk nantinya dijadikan biaya perawatan stadion serta terdapat pula urban farming di sekitar stadion untuk memberdayakan dan meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar stadion, terutama warga kampung bayam.

Lahan parkir dapat menampung 800 mobil dan 100 bus, atap stadion yang dapat dibuka-tutup dan sudah menerapkan green building dimana nantinya stadion ini diharapkan dapat secara mandiri mengelola air dan listrik, serta stadion ini direncanakan terintegrasi dengan moda transportasi publik seperti MRT, LRT, KRL dan akses tol.

Alasan pemberian nama stadion JIS dijelaskan Anies Baswedan melalui akun YouTubenya. Video itu diunggah dengan Judul ‘Jakarta International Stadium: 13 Tahun Penantian Menemui Ujungnya’.

“Stadion ini diberi nama Jakarta International Stadium. Kenapa kita menamai dengan JIS? Kita ingin mengirimkan pesan bahwa Jakarta menjadi brand untuk stadion ini. Stadion ini diasosiasikan dengan Jakarta, diasosiasikan dengan internasional, sehingga ketika kita melihat tampilan bangunan, langsung terasosiasi dengan nama Jakarta,” ucap Anies dalam video tersebut, seperti dilihat, Senin (9/5/2022).

Anies mengatakan nama Jakarta itu yang dipertahankan dalam penamaan stadion yang dibangun di kawasan Jakarta Utara itu. Anies menegaskan ingin menonjolkan JIS sebagai salah satu ikon Jakarta.

“Nama Jakarta itulah yang kita pertahankan untuk berada di dalam penamaan stadion ini. Karena memang kita ingin menonjolkan bahwa ini salah satu ikon Jakarta. Kita nanti berharap dari Jakarta International Stadium ini muncul prestasi-prestasi internasional,” kata Anies. (Hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.