Lifestyle

Dulu Karakter Impostor dalam Game Among us Viral, Ternyata Ada Istilah Impostor Syndrome, Apa Itu?

BISNISBANTEN.COM – Impostor Syndrome atau sindrom penipu, adalah fenomena psikologis di mana seseorang merasa bahwa kesuksesan atau prestasi yang mereka capai hanyalah hasil dari keberuntungan atau kesalahan, bukan karena kemampuan atau kompetensi mereka sendiri.

Hal ini dapat membuat seseorang merasa tidak layak atau tidak pantas mendapatkan pengakuan atas prestasi mereka, meskipun mereka sebenarnya telah bekerja keras untuk mencapainya.

Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi Impostor Syndrome:

Advertisement

1. Kenali dan Terima Perasaan Anda

Mengakui bahwa Anda merasa seperti seorang penipu adalah langkah pertama dalam mengatasi Impostor Syndrome. Terimalah perasaan tersebut tanpa menyalahkan diri sendiri.

2. Cari Dukungan

Berbicara dengan teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental dapat membantu Anda merasa didengar dan dipahami. Mereka dapat memberikan perspektif baru dan dukungan yang dibutuhkan.

Advertisement

3. Tulis Catatan Positif

Buatlah daftar prestasi Anda dan tulis catatan positif tentang kemampuan dan pencapaian Anda. Membiasakan diri dengan fakta bahwa Anda telah mencapai banyak hal dapat membantu mengurangi keraguan diri.

4. Tantang Pikiran Negatif

Ketika pikiran negatif muncul, tantanglah dengan bukti nyata tentang kemampuan dan prestasi Anda. Ingatkan diri sendiri bahwa Anda bekerja keras dan pantas mendapatkan kesuksesan Anda.

5. Jangan Bandingkan Diri Anda dengan Orang Lain

Setiap orang memiliki perjalanan dan pencapaian mereka sendiri. Fokuslah pada kemajuan dan pencapaian Anda sendiri, bukan perbandingan dengan orang lain.

6. Jadilah Pemimpin dalam Kegelisahan

Berbagi pengalaman Anda dengan Impostor Syndrome dapat membantu orang lain merasa lebih terhubung dan memahami bahwa mereka tidak sendirian dalam perjuangan mereka.

Dengan mengakui dan mengatasi Impostor Syndrome, Anda dapat membebaskan diri dari keraguan diri yang tidak perlu dan fokus pada kemampuan dan pencapaian Anda yang sebenarnya. (Sarah)

Advertisement
LANJUT BACA