Banten24

Duh! 80 Persen Perguruan Tinggi di Banten Lemah Melakukan Penelitian

 

BISNISBANTEN.COM –  Ketua Umum Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Asosiasi BPPTSI) Thomas Suyatno menyebutkan, 80 persen Perguruan Tinggi di Banten lemah akan penelitian. Hal itu terungkap saat Seminar Nasional dengan tema Menyikapi Rencana Merger Yayasan dan Perguruan Tinggi oleh Kemenristekdikti dari 4.500 PTS menjadi 2.000 PTS.

Thomas mengatakan, perlu adanya  kualitas sumber daya yang semakin meningkat seperti guru besar. Selain itu perlu perbanyak  doktor dan jurnal internasional yang akan diberikan forum khusus untuk mengumpulkan doktor-doktor yang ada di Banten.

Advertisement

“Jurnal internasional harus semakin banyak. Ada kelemahan penelitian di Banten. Jadi 80 persen Perguruan Tinggi di Banten lemah akan penelitian,” papar Thomas.

“Kami memberikan dukungan untuk sama-sama membangun dunia pendidikan di Banten ini,” lanjut Thomas.

Sementara itu, Direktur Jendral Kelembagaan, IPTEK, dan DIKTI Patdono Suwignjo mengungkapkan, tujuan program yang dilaksanakan pemerintah dan yayasan penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta harus lurus dengan satu tujuan.

“Ketuanya perlu berkoordinasi dengan kita, karena secara nasional selaras nanti akan diteruskan di Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Asosiasi BPPTSI) pemerintah daerah,” papar Patdono.

Advertisement

Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mengeluarkan peraturan khusus perguruan tinggi jarak jauh. (SYF/NUA)


Penulis : Syfa Fauziyah
Editor : Nurzahara Amalia

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com