Teknologi

Bernostalgia dengan Fujicolor C200, Hasilnya Ajib, Cocok untuk Pemula

BISNISBANTEN.COM – Saat ini penggunaan roll film untuk kamera analog memang jarang digunakan. Keberadaan kamera dalam ponsel yang massif, jauh lebih mudah dan murah untuk diakses.

Meski begitu roll film kamera analog ini masih tersedia loh. Dan diburu bara pehobi fotografi. Salah satunya jenis Fujicolor C200 36EXP.

Untuk mendapatkannya cukup memesan di e-commerce seharga Rp210.000. Ini karena beberapa studio foto sudah tidak lagi menyediakan stok roll film karena jarang yang mencari dan membutuhkan.

Advertisement

Fuji C200 atau bisa dibilang Fujicolor 200 merupakan salah satu roll paling cocok untuk pemula. Salah satu alasannya karena si roll film fuji c200 ini sangat mendukung dari segi hasil dan harga.

Alasan lain roll film Fuji C200 ini sangat cocok untuk pemula, di antaranya adalah dari tone warna yang diberikan kamera ini yang bisa dibilang sangat cocok di beberapa kondisi, seperti cerah, mendung, dan agak redup.

Nah, untuk tone warna yang diberikan oleh Fuji C200 ini adalah merah, biru, dan hijau. Apabila warna itu dikombinasikan, tentu itu akan cocok untuk memotret kulit di masa cerah, atau memotret pemandangan hutan, sawah, atau taman yang hijau mantap.

Dari segi harga, sebenarnya, Fuji C200 ini dulu harganya sedikit bersaing dengan Kodak Color Plus 200, bisa dibilang lebih mahal sedikit.

Advertisement

Kelebihan lain yaitu tone warna yang kaya dan cocok untuk diberbagai kondisi dan situasi saat ada cahaya.

Kombinasi warna hijau, biru, dan merah, jelas saja menjadi warna dasar yang bisa nabrak apapun. Foto manusia, cocok. Foto hutan, taman, persawahan, cocok. Foto bukit, cocok.

Fuji C200 bakal cerah di semua spektrum warna terutama biru, hijau, dan merah. Jadi kalau mau foto dedaunan di alam terbuka kondisi langit cerah dan memakai Fuji C200 hasilnya bisa dipastikan menggugah mata untuk terus melihat fotonya.

Oh ya, warna yang diproduksi Fuji C200 ini dipastikan 90% akurat dengan apa yang ada di objek aslinya bahkan objek yang terpapar sinar fluorescent.

Ini marena iso dari C200 ini terbilang medium maka gambar yang dihasilkan akan mempunyai noise/gangguan/bintik-bintik yang tidak terlalu tajam, bahkan dari foto yang diambil kalau mau dicetak pun masih terlihat bagus.

Kalau mau dicoba untuk memotret manusia, skin tone yang dihasilkan Fuji C200 ini bakalan natural karena keakuratan dari karakter dasar Fuji C200 ini.

Selain tone warna, roll film Fuji C200 yang cocok untuk pemula ini juga masih sangat mudah untuk dicari ya, karena masih produksi sampai saat ini, pun juga menjadi primadona untuk para pemain kamera analog.

Memakai Fuji C200 ini selama sumber cahaya adalah natural, tidak penting memakai filter untuk mendapatkan karakter bawaan Fuji C200, kecuali sumber cahayanya adalah Tungsten, maka iso harus di set di 50 dan menggunakan filter LBB-12A (Light Balancing Filter).

Penggunaan Fuji C200 untuk long exposure memiliki sedikit perubahan pada pengaturan bukaan lensa untuk mendapatkan karakter Fuji C200, untuk shutter speed 4 detik maka bukaan lensa +1/3 dari pengaturan, untuk 16 detik bukaan lensa +2/3 dari pengaturan, dan untuk 64 detik bukaan lensa +1 dari pengaturan.

Fuji C200 juga dapat ditimbun dalam waktu yang lama selama penyimpanan berada di bawah 0’C.

Jadi yang baru mau mulai main kamera analog dan mau mencari roll film Fuji C200 ini, selamat berfotografi. (Hilal)

LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.