Bisnis Banten

Berdayakan Dhuafa Desa Barunai, YBM PLN UID Banten Membuat Kebun Gizi Bidan Cahaya

BISNISHANTEN.COM — Program Bidan Cahaya adalah Program Pilar Kesehatan dari Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) untuk menyediakan tenaga dan sarana kesehatan bidan di daerah yang sulit dijangkau dan tidak memiliki fasilitas kesehatan yang memadai, tak hanya itu bidan cahaya juga memiliki berbagai program yang berfungsi membantu kegiatan perbaikan gizi pada desa yang ditempati, menurunkan angka stunting juga berbagai penyuluhan kesehatan.

Sejak diresmikannya Program Bidan Cahaya YBM PLN UID Banten di Desa Barunai pada November 2021 lalu, dimana YBM PLN menugaskan seorang Bidan untuk tinggal menetap di desa dan melayani masyarakat selama 1 tahun, sehingga keberadaannya mudah diakses oleh masyarakat.

Sejalan dalam hal tersebut YBM PLN Unit Induk Distribusi Banten (UID Banten) Melaunching Program Kebun Gizi Bidan Cahaya yang berlokasi di area kerja Bidan Cahaya Barunai, tepatnya di Kampung Mekar Asih, RT : 01/02 Desa Barunai, Kec.Cihara, Kab.Lebak, Prov.Banten. Barunai adalah sebuah desa yang berada di struktur tanah pegunungan dengan kurang lebih 6.700 jiwa yang menghuninya.

Advertisement

Dalam agenda ini, turut dihadiri oleh Pengurus YBM PLN UID Banten, Kepala Desa Barunai, Hasan serta pendamping Desa Barunai. Selain Launching Program Kebun Gizi, YBM PLN juga memberikan 50 paket sembako untuk warga Dhuafa yang ada di Desa Barunai.

Ketua YBM PLN UID Banten, Jajang Suhendar menyampaikan Kebun Gizi adalah Salah satu Program Kesehatan YBM PLN untuk meningkatkan tingkat Gizi Ibu dan Anak dengan cara menanam sendiri sayuran-sayuran di halaman rumah milik Penerima Manfaat hal ini sebagai komitmen YBM PLN dalam membantu mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas kesehatan, khususnya yang berada di daerah yang sulit terjangkau.

“Tujuan dari adanya Kebun Gizi Bidan Cahaya di Area Kerja Bidan Cahaya Barunai ini adalah untuk meningkatkan kesehatan serta kemandirian masyarakat secara ekonomi dalam hal ketahanan pangan keluarga. Sehingga para Penerima Manfaat tidak perlu lagi membeli kebutuhan sayuran diwarung karena sudah bisa memanen sendiri dari hasil kebun dan bisa melakukan penghematan uang belanja sayur dan bisa ditabung untuk keperluan pokok lainnya. Untuk lokasi Kebun Gizi sendiri tersebar dalam 8 Titik di kawasan Desa Barunai,” pungkas Jajang.

Advertisement

Lurah Desa Barunai, Hasan sangat mengapresiasi program Kebun Gizi YBM PLN UID Banten serta menyampaikan rasa terima kasihnya mewakili segenap warga Desa Barunai kepada YBM PLN UID Banten. Para Penerima Manfaat sangat antusias menyambut program ini dan berkomitmen meluangkan waktunya untuk fokus menjalankan program Kebun Gizi di lokasi yang sudah ditentukan.

“Alhamdulllah, kami menyambut baik dan sangat berterima kasih atas berbagai bantuan yang diberikan oleh YBM PLN melalui YBM PLN UID Banten. Kami merasa sangat terbantu, di masa pandemi dan bahan pokok makanan yang tengah melambung tinggi, setidaknya kami bisa berikhtiar dengan bercocok tanam dari bibit bantuan Program Kebun Gizi ini dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari nantinya. Harapan kami semoga kedepan dan seterusnya bisa menjadi program yang bermanfaat untuk semua Penerima Manfaat dan menjadi ladang pahala untuk semua Muzakki PLN diseluruh Indonesia,” ungkap Hasan. (susi)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com