FashionLifestyle

Batik Kule, Batik Khusus Anak Muda Banget! Ada di Basemen Mal Ramayana Serang Nih

BISNISBANTEN.COM – Memenuhi kebutuhan kawula muda dalam berbatik, Banten Kula menyediakan aneka batik yang pas sesuai selera.

Berada di lantai basement Mal Ramayana Serang, Blok B nomor 51, Batik Kule menyediakan atasan batik berupa pakaian dan outer, dress, juga setelan. Kebaya dan brukat juga ada.

Bukan hanya untuk perempuan, batik untuk laki-laki pun ada. Untuk harga, sangat bersahabat. Mulai dari Rp80 ribu berupa atasan sampai Rp300 ribu berupa setelan.

Advertisement

“Batik Kule hadir untuk memudahkan anak-anak muda yang kesusahan nyari batik sesuai selera mereka. Udah muter-muter kesana kemari tapi gak dapet karena harga pada tinggi, modelnya pada tua, warna-warnanya juga kayak yang kurang gimana gitu,” jelas Syifa Syafira, Owner Batik Kule.

Batik-batik yang dijual di Batik Kule, lanjut wanita yang biasa disapa Syifa ini, bisa dipakai buat wisuda, engagement, juga untuk kerja.

“Ada yang dimodif buat main, bisa dipadu dengan sneaker,” imbuh Syifa.

Koleksi batik di Batik Kule bisa buat santai ada juga yang buat acara formil ada. Tersedia juga batik Korpri.

Advertisement

“Batik juga bisa untuk nongkrong. Lucu juga dipake. Gak hanya buat acara resmi, gak selalu formal,” tutur Syifa.

Batik-batik di Toko Batik Kule berasal dari Jakarta dan Pekalongan.

“Karena saya orang sini, kenapa nggak menghadirkan batik-batik ini di sini biar makin berkembang di Kota Serang,” tukas Syifa.

Syifa memilih Mal Ramayana Serang untuk membuka Toko Batik Kule sejak enam bulan lalu, karena mal menjadi tujuan anak-anak muda jalan-jalan santai atau window shopping.

Biasanya kata Syifa, anak muda ingin lihat-lihat dulu terus nyari lagi ke toko lain sebelum memutuskan untuk membeli.

“Kalau yang dewasa kan di pinggir jalan juga langsung jadi beli,” ungkap Syifa.

Tersedia berbagai ukuran di sini, ada size dan all size. Kalaupun tidak tersedia dari motif dan model yang diinginkan, bisa custom dan preorder.

Meski Batik Kule baru enam bulan, namun Syifa sudah memulai usaha dengan berjualan sudah 13 tahun, tepatnya sejak masih siswa SMP di SMPN 15 Kota Serang.

Syifa yang merupakan guru ASN di SD Neglasari Curug ini menyempatkan menjaga toko sepulang sekolah. Sementara pagi hari, toko dijaga sang mama.

“Kalau mamah udah tahun-tahunan ya jualan. Mamah pernah buka toko di Rau,” kata Syifa.

Syifa memilih nama Batik Kule karena diambil dari bahasa Serang yang artinya batik saya.

Berbagai konsumen dari delapan kabupaten dan kota di Banten pernah berkunjung kesini. Meski begitu, Batik Kule juga melayani penjualan online di Instagram @batikkule. Sementara di Shopee, Lazada, dan Tokopedia sedang dalam tahap pembuatan.

“Saya harap, Batik Kule bisa berkembang. Dan untuk batik, dari daerah manapun juga bisa berkembang di kalangan anak muda dan gak dianggap aneh. Untuk Batik Banten khususnya batik Serang bisa go nasional bahkan internasional,” harap Syifa. (Hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.