Bank Banten Perluas Sinergi dengan Pemkab Serang, Transaksi Pajak Ditargetkan Real Time

BISNISBANTEN.COM -– PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten memperluas sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dalam pengelolaan transaksi keuangan daerah. Kerja sama tersebut ditandai dengan Penandatanganan Addendum I Perjanjian Kerja Sama antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang dengan Bank Banten KCK Serang terkait Penggunaan Layanan Transaksi Keuangan Perbankan dalam Penerimaan, Pelimpahan Pembayaran Pajak, Retribusi, serta Opsen PKB dan BBNKB ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Serang. Penandatanganan berlangsung di Grha Bank Banten, Kota Serang, Senin (14/9/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Bisnis Bank Banten Slamet Riyadi, Direktur Operasional Bank Banten Purbaji Basuki, Kepala Bank Banten KCK Serang Anto, serta Kepala Bapenda Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha.
Direktur Bisnis Bank Banten Slamet Riyadi mengatakan, kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari sinergi yang telah terjalin antara Bank Banten dengan Pemkab Serang.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa menandatangani kerja sama. Ini sebagai kelanjutan dari kerja sama sebelumnya, di mana Bank Banten menyatakan siap untuk bersinergi dengan Kabupaten Serang,” ujar Slamet.
Menurutnya, Bank Banten berkomitmen mendukung berbagai kebijakan Pemkab Serang, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan sekaligus kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang.
“Kami siap untuk support semua kebijakan pemerintah daerah agar kembali lagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang itu bisa lebih baik lagi. Jadi kami sangat berkomitmen untuk menjalankan kerja sama ini,” katanya.
Slamet menjelaskan, cakupan kerja sama Bank Banten dengan Pemkab Serang ke depan berpotensi semakin luas. Tidak hanya pada sisi penerimaan daerah, tetapi juga mencakup pengeluaran pemerintah daerah.
“Dengan Addendum ini memperluas kerja sama kita, baik dari penerimaan maupun nanti pengeluaran. Sehingga peran Bank Banten itu menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.
Bank Banten juga membuka peluang untuk memperkuat kerja sama dengan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemkab Serang.
“Nanti secara teknis ada banyak sekali dinas-dinas yang akan kita coba kerja sama kembali,” ujarnya.
Menurut Slamet, perluasan kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Banten memperkuat perannya sebagai bank pembangunan daerah sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.
Tak hanya Kabupaten Serang, Bank Banten juga menargetkan perluasan kerja sama dengan seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Langkah tersebut sejalan dengan upaya memperkuat eksistensi Bank Banten sebagai bank pembangunan daerah yang dimiliki Pemerintah Provinsi Banten bersama pemerintah kabupaten/kota.
“Harus. Itu juga amanat dari pemegang saham pengendali kami di provinsi. Kita juga sudah melihat kemarin ada rencana untuk penyerahan saham kepada seluruh kabupaten/kota,” katanya.
Slamet berharap semakin luasnya kepemilikan dan kerja sama dengan pemerintah daerah dapat membuat keberadaan Bank Banten semakin dirasakan oleh masyarakat di seluruh wilayah Banten. “Dengan langkah-langkah itu kami berharap eksistensi Bank Banten semakin lebih dalam lagi ke semua pemerintah kota maupun kabupaten yang ada di Provinsi Banten,” tambahnya.
Kepala Bapenda Kabupaten Serang Lalu Farhan Nugraha mengatakan, kerja sama dengan Bank Banten diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan penerimaan daerah.
Salah satu fokusnya adalah pengelolaan penerimaan yang berkaitan dengan pajak dan retribusi, termasuk opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Melalui sinergi tersebut, penerimaan diharapkan dapat tercatat secara real time sehingga memudahkan monitoring sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
“Alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan kegiatan penandatanganan MoU antara Badan Pendapatan Daerah dengan Bank Banten. Mudah-mudahan ke depan dalam proses pelayanan berkaitan dengan pajak, PKB dan BBNKB beserta retribusi, penerimaannya bisa secara real time tercatat di Bank Banten,” ujar Lalu.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat membantu pencapaian target pendapatan daerah yang telah ditetapkan.
Untuk PKB dan BBNKB, target penerimaan ditetapkan oleh pemerintah provinsi. Namun, pelaksanaannya berkaitan erat dengan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Banten.
“Targetnya harus tinggi-tingginya. Target pendapatan kita sudah ditentukan, PKB dan BBNKB itu targetnya diberikan oleh provinsi. Karena PKB dan BBNKB salah satu objek yang dikelola oleh Provinsi Banten, tapi opsinya ada di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten,” katanya.
Menurutnya, optimalisasi sistem penerimaan akan membantu pemerintah daerah dalam memaksimalkan capaian target yang telah direncanakan. “Dengan adanya target yang ditetapkan, maka kita akan membantu provinsi, dalam hal ini Badan Pendapatan Daerah, untuk memaksimalkan capaian yang sudah direncanakan oleh teman-teman provinsi,” ujarnya.
Lalu mengatakan, kerja sama dengan Bank Banten saat ini menjadi langkah awal dalam memperluas sinergi pengelolaan transaksi keuangan daerah. Ke depan, tidak menutup kemungkinan kerja sama tersebut diperluas hingga mencakup berbagai jenis pelayanan dan transaksi keuangan pemerintah daerah.
“Kalau dari Badan Pendapatan Daerah, baru ini. Tapi ke depan insyaallah kita lihat perkembangan, apakah nanti semua pelayanan akan kita serahkan semua ke Bank Banten,” katanya.
Ia berharap implementasi kerja sama tersebut berjalan lancar dan tidak menemui kendala, sehingga dapat memberikan manfaat bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Doakan mudah-mudahan ini semua lancar dan tidak ada kendala,” pungkasnya.
Kerja sama antara Bank Banten dan Pemkab Serang tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi pemerintah daerah, meningkatkan efektivitas pengelolaan penerimaan, serta memperluas peran Bank Banten dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah di Provinsi Banten.









