Banten24

Bupati Serang Apresiasi Kades Tegalmaja Kembangkan Produk Kerajinan Bambu

BISNISBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melakukan kunjungan kerja ke Desa Tegalmaja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Selasa (12/12/2023). Tatu pun mengapresiasi Kades Tegalmaja Muhammad Ikhsan yang dinilai sukses meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayahnya melalui pembinaan dan pengembangan produk kerajinan bambu.

Selain berdiskusi dengan aparatur desa dan para perajin bambu, pada kesempatan itu juga Tatu memberikan bantuan sembako untuk keluarga rentan stunting di desa tersebut.

“Saya apresiasi Pak Kades (Kades Tegalmaja Muhammad Ikhsan-red) yang sukses membina dan mengajak masyarakat menjadi perajin bambu. Tentu ini sangat membantu masyarakat secara ekonomi,” ucap Tatu kepada awak media usai kunjungan.

Kata Tatu, pihaknya melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Dikoumperindag) terus meningkatkan kualitas hasil anyaman bambu. Seperti pada Agustus lalu, pihaknya mengirimkan para perajin ke Jogjakarta untuk berlatih di salah satu sentra anyaman bambu.

“Jika produknya berkualitas, pasarnya tidak sekitar Serang saja, bisa keluar provinsi, bahkan semoga bisa ekspor,” ujar Ketua DPD I Golkar Banten tersebut.

Tatu mengaku sempat berdiskusi dengan para perajin anyaman bambu di Tegalmaja dan menerima berbagai aspirasi, mulai dari masih kurangnya jumlah perajin, kebutuhan mesin, hingga dibutuhkan tempat refresentatif atau showroom. Tatu pun mengaku sudah mengurai beberapa solusi dari semua aspirasi yang disampaikan para perajin. Bahkan, para perajin sudah dibantu melalui dana Corperate Social Responsibility (CSR) PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP).

“Insya Allah pemda dan ada juga dari Indah Kiat bersama memajukan perajin di sini (Tegalmaja-red). Kami melihat perajin bambu di Jogja bisa ekspor, maka kita kirim dari Tegalmaja berlatih ke sana dan terus meningkatkan kualitas, menambah ilmu, dan semakin halus hasil anyamannya,” harap bupati dua periode ini.

Pada kesempatan itu, Tatu juga membagikan berbagai bingkisan untuk anak-anak sekolah dan menyaksikan atraksi Silat Kaserangan dari para siswa. Berbagi potensi yang dilihatnya di Tegalmaja, menurut Tatu, bisa menjadi salah satu desa wisata yang layak dikunjungi wisatawan.

Sementara itu, Kepala Desa Tegalmaja Muhammad Ikshan mengatakan, pihaknya sudah mengembangkan dan memproduksi anyaman bambu bersama masyarakat sejak dua tahun silam dan para perajin bambu mulai semangat meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya.

“Tentunya kami sangat dibantu oleh Ibu Bupati melalui Diskoumperindag,” ujarnya.

Seperti diketahui, Tegalmaja menjadi salah satu desa yang sukses mengembangkan produk anyaman bambu. Bahkan, Kades Tegalmaja Muhammad Ikhsan kerap kali diundang ke luar daerah untuk menjadi pembicara dan berbagi ilmu perihal pengembangan hasta karya anyaman bambu.

“Kami memang belum ekspor, tetapi sering ikut pameran-pameran dan responsnya luar biasa,”ungkapnua.

Disinggung soal pemasaran, disebutkan Ikhsan, produk anyaman bambu Tegalmaja sudah menembus luar daerah, bahkan tengah pengiriman sampel ke Dubai. Untuk pembuatannya dilakukan di rumah-rumah dan rutin berkumpul setiap pekan untuk mereview produk yang dibuat. Produknya, disebutkan Ikhsan, di antaranya hampers, aneka alat makan, tas, dan lainnya. Katanya, setiap kelompok perajin anyaman bambu mampu menghasilkan omzet sekira Rp15 juta setiap bulan.

“Kendalanya, kita pernah tidak bisa memenuhi kapasitas pemesanan, karena terbatas untuk jumlah perajin. Tapi, Ibu Bupati terus membuat program pelatihan untuk menambah jumlah perajin,” pungkas Kades yang kerap mengenakan topi koboi tersebut. (Nizar)

bisnisbanten.com