Banten24

Bupati Serang Targetkan Penurunan Kasus Stunting Capai 18 Persen

BISNISBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menargetkan penurunan kasus stunting di Kabupaten Serang tahun ini mencapai 18 persen. Tahun sebelumnya, kasus stunting mencapai 26,4 persen.

Demikian diungkapkan Tatu usai menyerahkan bantuan pangan kepada keluarga rawan stunting secara simbolis di halaman Puskesmas Baros, Jalan Serang-Pandeglang, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Rabu (3/5/2023). Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang dr Agus Sukmayadi, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang Tarkul Wasyit, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Baros. Diketahui, bantuan berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI yang didistribusikan melalui Kantor Pos Indonesia. Jenis bantuannya berupa satu ekor ayam potong dan delapan butir telur per penerima bantuan.

Tatu mengatakan, penerima bantuan pangan dari Bapanas RI merupakan keluarga rawan stunting, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) yang diserahkan kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Di Kabupaten Serang ada 7.421 keluarga rawan stunting yang mendapatkan bantuan,” ungkap bupati dua periode ini.

Dijelaskan Tatu, bantuan pangan disalurkan pemerintah untuk menekan kasus stunting. Kata Tatu, Kabupaten Serang menjadi salah satu daerah prioritas untuk penanganan stunting, karena kasusnya cukup tinggi. Kendati demikian, ditegaskan Tatu, setiap tahun kasus stunting selalu mengalami penurunan.

Disebutkan Tatu, seperti pada 2019 kasus stunting di Kabupaten Seranh sebanyak 39,4 persen menurun signifikan pada 2021 menjadi 27,2 persen. Lalu, pada 2022 kembali turun menjadi 26,4 persen.

“Tahun ini kita mempunyai target kasus stunting turun menjadi 18 persen,” ungkap Ketua DPD Golkar Banten ini.

Pihaknya, kata Tatu, terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan kasus stunting dengan berbagai program yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kata Tatu, program penurunan stunting menjadi program keroyokan beberapa OPD di lingkungan Pemkab Serang.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kantor Pos Cabang Serang untuk mendistribusikan bantuan pangan kepada keluarga rawan stunting. Selain itu, kata Suhardjo, Kabupaten Serang juga mendapatkan bantuan beras untuk 85.123 penerima manfaat. Setiap penerima bantuan mendapatkan 10 kilogram beras selama tiga bulan.

“Untuk penyaluran bulan pertama sudah kita lakukan sebelum Idul Fitri. Insya Allah penyaluran tahap kedua dan ketiga segera disalurkan dalam waktu dekat,” ujarnya. (Nizar)

bisnisbanten.com