Agensi Yoo Hae Jin Beri Peringatan Keras, Siap Tindak Tegas Pelanggaran Privasi

BISNISBANTEN.COM — Agensi aktor Yoo Hae Jin, VAST Entertainment, mengeluarkan pernyataan tegas terkait berbagai tindakan yang dinilai merugikan dan mengancam keselamatan sang aktor. Agensi menyatakan tidak akan tinggal diam terhadap penyebaran informasi palsu maupun tindakan yang melanggar hak pribadi Yoo Hae Jin.
Dalam pernyataan yang dirilis pada 5 Oktober, VAST Entertainment mengatakan pihaknya baru-baru ini kembali menemukan adanya fitnah dan informasi tidak benar mengenai Yoo Hae Jin yang beredar di berbagai komunitas online serta media sosial.
“Kami menanggapi dengan sangat serius pembuatan dan penyebaran kebohongan tentang aktor kami, serangan jahat terhadap karakter dan penghinaan, serta semua tindakan yang melanggar privasi aktor, mengancam keselamatan pribadinya, atau mencemarkan nama baiknya,” tulis VAST Entertainment dalam pernyataannya.
Agensi juga mengungkapkan bahwa mereka tengah mengumpulkan berbagai unggahan serta bukti yang berkaitan dengan tindakan tersebut. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk melindungi hak pribadi sekaligus keselamatan Yoo Hae Jin dari tindakan yang dianggap ilegal.
“Kami terus mengumpulkan unggahan dan bukti yang relevan, dan kami berencana untuk mengambil semua tindakan yang memungkinkan untuk melindungi hak pribadi dan keselamatan aktor kami dari tindakan ilegal tersebut,” tegas agensi.
VAST Entertainment menambahkan bahwa pemantauan terhadap tindakan yang melanggar privasi dan keselamatan Yoo Hae Jin akan terus dilakukan secara berkala. Setiap insiden yang ditemukan nantinya akan ditangani melalui langkah yang dianggap diperlukan oleh pihak agensi.
Peringatan tersebut disampaikan setelah Yoo Hae Jin belakangan mendapat sorotan terkait film terbarunya, The Assassin(s). Film tersebut terseret kontroversi menyusul dugaan adanya distorsi sejarah yang memicu kritik dari sejumlah pihak. Sebelumnya, para pemain dan kru The Assassin(s) juga diketahui membatalkan kehadiran mereka dalam sejumlah agenda yang dijadwalkan di Festival Film Internasional Busan. Keputusan tersebut diambil dengan alasan adanya kekhawatiran mengenai keselamatan.
(Sarah)









