Dorong Pertumbuhan Ekonomi, OJK Jabodebek Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Jakarta

BISNISBANTEN.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabodebek bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi DKI Jakarta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif melalui kolaborasi lintas sektor yang mencakup akses keuangan, perluasan pasar, serta pengembangan kapasitas pelaku usaha. Penguatan tersebut menjadi bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) untuk mendukung ekonomi kreatif sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Jakarta.
Penguatan ekosistem tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara sejumlah lembaga jasa keuangan, badan usaha milik daerah, dan asosiasi pelaku industri kreatif yang berlangsung di Jakarta Creative Hub, Jakarta, Selasa (22/9).
Kepala OJK Jabodebek Edwin Nurhadi menegaskan bahwa penandatanganan MoU menjadi awal dari kolaborasi yang lebih konkret untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi dan berkelanjutan.
“Penandatanganan MoU bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi tersebut, kita berharap dapat menciptakan multiplier effect yang semakin luas bagi pengembangan ekonomi kreatif dan perekonomian Jakarta,” ujar Edwin.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Muhammad Herizkianto, serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo.
Kepala Biro Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta Herizkianto menyampaikan bahwa komitmen yang telah dibangun perlu segera diterjemahkan ke dalam program yang memberikan dampak nyata bagi pelaku ekonomi kreatif dan perekonomian Jakarta.
“Momentum ini jangan berhenti pada penandatanganan, tetapi harus diwujudkan melalui program dan kolaborasi yang konkret, sehingga memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha ekonomi kreatif dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta,” ujar Herizkianto.
Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) menjadi salah satu inisiatif OJK untuk memperkuat perekonomian daerah melalui peningkatan akses keuangan dan pengembangan ekosistem sektor unggulan daerah. Di DKI Jakarta, OJK bersama TPAKD mengembangkan PED dengan menempatkan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor strategis melalui penguatan tiga aspek utama, yaitu akses keuangan, akses pasar, serta asistensi teknis dan pengembangan kapasitas.
Implementasi PED mempertemukan kebutuhan pelaku usaha dengan dukungan pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, asosiasi, pelaku industri, agregator, dan offtaker. Pendekatan tersebut mendorong terbentuknya rantai ekosistem yang lebih kuat sehingga pelaku ekonomi kreatif dapat mengembangkan dan mengomersialisasikan karya serta produk yang memiliki nilai tambah.
Penandatanganan MoU melibatkan Bank Jakarta, Bank Hijra, Jamkrida Jakarta, Ekuid, Great Eastern Life Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, serta PT Jakarta Tourisindo atau Jakarta Experience Board. Kolaborasi juga melibatkan Ikatan Rumah Produksi Iklan Indonesia (IRPII), Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I), dan Industri Event Indonesia (IVENDO) DPP DKI Jakarta.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Talkshow “Penguatan Ekosistem Industri Kreatif untuk Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi Jakarta” yang menghadirkan narasumber dari OJK, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah DKI Jakarta, serta Bank Jakarta.
Talkshow tersebut menjadi ruang untuk memperkuat sinergi dan bertukar perspektif mengenai arah pengembangan ekonomi kreatif Jakarta, khususnya dalam penguatan kapasitas pelaku usaha, perluasan akses keuangan, pengembangan pasar, serta peningkatan keterhubungan antarpelaku ekonomi kreatif.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Puji Hastuti menyampaikan bahwa penguatan posisi Jakarta sebagai kota global perlu berjalan seiring dengan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif yang mampu mengoptimalkan potensi kreativitas dan talenta lokal.
“Sebagai kota global, Jakarta perlu terus memperkuat kapasitas ekosistem ekonomi kreatif untuk mendukung visi menuju Top 20 Global City. Sinergi pemerintah, regulator, dan lembaga jasa keuangan menjadi kunci untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Puji.
Kolaborasi melalui penandatanganan MoU dan pelaksanaan talkshow menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif Jakarta yang semakin inklusif dan produktif. Kolaborasi lintas sektor tersebut tidak hanya membuka akses pembiayaan, tetapi juga memperluas jejaring usaha, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta menciptakan peluang pasar baru.
OJK Jabodebek bersama TPAKD Provinsi DKI Jakarta akan terus mengawal implementasi Program PED melalui penguatan akses keuangan, akses pasar, pengembangan kapasitas pelaku usaha, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi ekonomi kreatif dalam menciptakan nilai tambah, membuka peluang usaha, dan meningkatkan daya saing Jakarta sebagai kota global.









