Ekonomi

Kembangkan Wisata Gunung Gedor Serang, Pengelola Menanti Bantuan Listrik dan Air Bersih

BISNISBANTEN.COM — Pengembangan kawasan wisata alam Gunung Gedor di Kelurahan Cibendung, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, masih membutuhkan sentuhan dukungan dari pemerintah.

Fasilitas dasar seperti MCK, pasokan air bersih, dan jaringan listrik kini menjadi kebutuhan paling mendesak agar destinasi berbasis masyarakat ini semakin nyaman bagi wisatawan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Gedor, Buhari, mengungkapkan bahwa penyediaan jaringan listrik menjadi kunci utama untuk mengatasi krisis air bersih di kawasan puncak.

“Yang paling dibutuhkan sekarang MCK, air bersih, dan penerangan. Kalau listrik sudah masuk, nantinya kami bisa menarik instalasi untuk penampungan air. Rencananya akan dibuat tiga titik penampungan,” ujar Buhari, Jum’at (31/07/26).

Pihak Pokdarwis telah melayangkan proposal pembangunan fasilitas kepada Pemerintah Provinsi Banten dan tengah menanti tindak lanjutnya. Selain itu, koordinasi dengan pihak PLN juga sudah berjalan.

“Pihak PLN sudah datang melakukan survei. Mereka menyampaikan hasilnya akan diproses di kantor. Sampai sekarang kami masih menunggu keputusan,” tambahnya.

Berada di ketinggian sekitar 349 meter di atas permukaan laut (mdpl), Gunung Gedor menyuguhkan jalur pendakian yang ramah untuk pendaki pemula, keluarga, hingga anak-anak. Lintasan menuju puncak didominasi trek landai dengan variasi dua tanjakan dan dua anak tangga.

Akses yang dulunya hanya berupa jalan setapak kini telah diperlebar menjadi sekitar 1,5 meter berkat gotong royong warga setempat. Lebar jalur ini memungkinkan para pengunjung untuk berjalan berdampingan maupun berpapasan dengan nyaman.

Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, saat ini telah terbangun tiga pos istirahat dari total empat pos yang direncanakan. Pengelola juga menyediakan sarana pendukung lain dengan tarif yang sangat terjangkau, seperti sewa tenda kapasitas 2–4 Orang, mulai Rp40.000, sewa tenda Kapasitas 8 Orang sekitar Rp60.000. Sedangkan untuk kontribusi masuk dikenai biaya Rp5.000 per orang, dan tarif berkemah (Camping) dikenai biaya Rp15.000 per orang (untuk operasional & pemeliharaan).

Lurah Cibendung, Yanti Nur Nasyiatul, menegaskan bahwa pihak kelurahan bersama masyarakat terus melakukan pembenahan mandiri sembari menunggu realisasi bantuan dari pemerintah daerah dan PLN.

“Jalur pendakian sudah kami lebarkan sekitar 1,5 meter. Toilet sudah bisa digunakan, kemudian posko satu sampai posko empat dibangun bertahap,” jelas Yanti.

Ia berharap permohonan jaringan listrik ke PLN serta bantuan fasilitas penunjang lainnya dapat segera terealisasi. Kehadiran fasilitas dasar yang memadai diyakini mampu mendongkrak potensi Gunung Gedor sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kota Serang. (Siska)

bisnisbanten.com