Ekonomi

Bulog Cabang Serang Targetkan Penyaluran Bantuan Pangan Rampung Hari ini, Kabupaten Serang Sisa 6 Persen

BISNISBANTEN COM –  Perum Bulog  cabang Serang terus dikebut merampungkan penyaluran program bantuan pangan untuk Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah Serang dan Cilegon. Total pagu alokasi yang disiapkan mencapai 302.934 PBP.

Kepala Perum BULOG Cabang Serang Eko Nugroho  mengungkapkan, bahwa proses pendistribusian saat ini sudah hampir menyentuh angka 100 persen secara keseluruhan.

“Untuk Kota Cilegon penyaluran sudah selesai 100 persen. Kota Serang juga sudah selesai dan *on progress* berjalan lancar. Hari ini kami fokus menyelesaikan Kabupaten Serang, yang insyaallah sisa 6 persen lagi akan rampung hari ini pada tanggal 9 Juni,” ujar Eko saat Senin (08/06/26).

Kabupaten Serang tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak karena faktor luas wilayah geografis yang dominan.

Berikut data sebaran PBP di wilayah kerja Bulog Sub Divre Serang. Kabupaten Serang 199.467 PB, Kota Serang 70.196 PBP, Kota Cilegon 33.271 PBP, dengan Total Pagu Wilayah 302.934 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Menanggapi mekanisme pendataan warga yang berhak menerima bantuan, Eko menegaskan bahwa kewenangan tersebut bukan berada di tangan Bulog. Data yang digunakan berasal dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN) Pusat.

“Bulog di sini bertindak sebagai operator pemerintah. Tugas kami adalah menjalankan perintah dari pemerintah pusat untuk melaksanakan penyaluran sesuai dengan data PBP yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, jika terjadi ketidaksesuaian atau diperlukannya penggantian penerima di lapangan, pihak kecamatan maupun desa sudah dibekali dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas.

Program yang telah berjalan selama dua tahun ini kembali digulirkan pada tahun 2026. Berbeda dengan asumsi masyarakat terkait paket sembako lengkap, bantuan kali ini berfokus pada dua komoditas utama untuk kebutuhan dua alokasi sekaligus.

“Komoditas yang disalurkan adalah beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter per Kepala Keluarga (KK). Untuk gula, tidak ada,” tambah Eko. Jika dikalkulasikan secara total, Bulog menggelontorkan ribuan ton beras untuk memenuhi kuota lebih dari 302 ribu PBP tersebut.

Ketika ditanya mengenai kelanjutan program di bulan berikutnya, pihak Bulog masih menunggu instruksi resmi.

“Informasinya bulan depan akan ada lagi, namun kami belum menerima konfirmasi resmi terkait jumlah kuota dan kuantitas pastinya,” tutup Eko. (siska)

bisnisbanten.com