Banten24

Wakil Wali Kota Serang Monitoring Tebar Kurban “Kita Bisa 2026”, Sasar Wilayah Minim Akses dan Peternak Lokal

BISNISBANTEN.COM – Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, melakukan monitoring langsung terhadap kegiatan tebar kurban “Kita Bisa 2026”. Sebanyak 1.158 ekor hewan kurban yang terdiri dari domba dan sapi disembelih untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah wilayah di Provinsi Banten pada perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Ribuan paket daging kurban ini disebar hingga ke pelosok daerah guna menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah-wilayah yang minim akses terhadap hewan kurban.

Menurut Agis, proses pemotongan hewan kurban kali ini merupakan hasil kolaborasi apik dengan relawan Kurban Kita Bisa. Hewan-hewan yang terkumpul tersebut merupakan amanah dari para shahibul kurban (orang yang berkurban) dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Dan untuk proses penyembelihan dan pengemasannya di Provinsi Banten, Kota Serang yang ditunjuk sebagai sentralnya,” terang Agis di sela-sela monitoring penyembelihan di kawasan Ciracas, Kota Serang, Sabtu (30/05/26).

Kegiatan monitoring ini sengaja dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan—mulai dari proses penyembelihan yang syar’i, pengemasan yang higienis, hingga pendistribusian—berjalan dengan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Agis juga memberikan apresiasi tinggi terhadap program Tebar Kurban Kita Bisa ini. Ia menilai program tersebut sangat efektif dalam memperluas jangkauan manfaat ibadah kurban hingga ke wilayah pelosok yang jarang tersentuh.

“Program seperti ini sangat membantu masyarakat dan semakin memperkuat semangat gotong royong. Distribusi hewan kurban yang menjangkau berbagai daerah menunjukkan bahwa kebersamaan kita tumbuh kuat di tengah masyarakat,” ujar Agis.

Lebih lanjut, Agis merinci bahwa ribuan hewan kurban tersebut didistribusikan ke beberapa wilayah kabupaten dan kota di Banten dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan masyarakat setempat.

“Kita distribusikan ke Kabupaten/Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Lebak,” bebernya.

Ia berharap program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di tahun-tahun mendatang. Agis juga mengajak masyarakat yang memiliki kelapangan rezeki untuk terus memupuk kepedulian sosial.

“Karena Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh semua masyarakat,” katanya.

Selain misi sosial, Agis menekankan pentingnya program ini dalam mendukung program kesehatan pemerintah.

“Sekali lagi atas nama pribadi dan Pemkot Serang, saya mengapresiasi dan ucapkan terima kasih kepada Kurban Kita Bisa dan para pengkurban. Ini program bagus untuk pemberdayaan para peternak domba dan kambing, khususnya di Kota Serang dan kabupaten lainnya di Banten. Masyarakat di wilayah minim kurban juga dapat manfaatnya di tengah program pemberantasan stunting,” tambah Agis.

Di sisi lain, program ini juga menjadi angin segar bagi sektor ekonomi lokal. Pemkot Serang terus mendorong kolaborasi agar para petani dan peternak, khususnya di Kota Serang, dapat semakin mapan secara ekonomi melalui penyediaan hewan kurban.

Hal senada diungkapkan oleh relawan Kurban Kita Bisa, Slamet Rasyadi. Ia menjelaskan bahwa seluruh hewan kurban ini berasal dari para pengkurban di Indonesia yang memesan melalui sistem daring jauh-jauh hari.

Kota Serang kemudian dipilih menjadi salah satu titik sentral penyembelihan dan pendistribusian untuk wilayah Banten.

Pihaknya menegaskan komitmennya untuk sengaja melibatkan peternak lokal dalam penyediaan hewan kurban agar hewan peliharaan mereka terserap optimal dan laku terjual.

“Betul, ini hasil dari peternak Kota Serang. Sebelum hari H, hewan kurban dibawa ke sini untuk disembelih,” pungkas Slamet.

Melalui sinergi ini, ribuan keluarga di berbagai pelosok Banten diharapkan dapat merasakan kebahagiaan Iduladha dengan mendapatkan akses daging kurban yang berkualitas, sekaligus menggerakkan roda perekonomian para peternak lokal.(Siska)

bisnisbanten.com