Banten24

Anggaran Rumdin dan Randis Bupati Serang Dialihkan Untuk Rehab Rutilahu dan Ambulans Desa

BISNISBANTEN.COM – Anggaran Rumah Dinas (Rumdin) dan Kendaraan Dinas (Randis) Bupati Serang dialihkan untuk program rehabilitasi Rumah Tudak Layak Huni (Rutilahu) dan pengadaan kendaraan Ambulans Desa.

Itu diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang Fariz Ruhiyatullah di ruang kerjanya, Kantor Setda Pemkab Serang, kemarin.

Kata Fariz, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah (Zakiyah) tidak menggunakan berbagai fasilitas jabatan yang melekat pada posisinya sebagai kepala daerah. Sejumlah anggaran yang sebelumnya diperuntukkan bagi Rumdis dan Randis jabatan dialihkan untuk kepentingan masyarakat.

“Jadi, anggaran Rumdin dan Randis Bupati dialihkan untuk program bedah Rutilahu dan bantuan Ambulans Desa,” ungkap mantan Camat Petir ini.

Sejak menjabat, kata Fariz, Bupati Ratu Zakiyah memilih tidak menggunakan fasilitas Rumdin jabatan beserta seluruh komponen pembiayaannya, tidak menggunakan pemeliharaan Rumdin, tidak menggunakan peralatan dan perlengkapan Rumdin, serta tidak menggunakan beban biaya Rumdin seperti listrik, air hingga telepon. Kebijakan serupa juga berlaku untuk Randis jabatan, dimana Bupati tidak menggunakan Randis berikut pembiayaan yang melekat pada fasilitas tersebut.

“Untuk kendaraan dinas jabatan juga tidak menggunakan beban biaya kendaraan dinas seperti pajak STNK,” terangnya.

Menurut Fariz, langkah tersebut merupakan bentuk efisiensi anggaran, sekaligus komitmen Bupati Serang agar penggunaan APBD lebih difokuskan pada kepentingan publik. Kebijakan itu juga dinilai selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Serang yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama melalui pemanfaatan anggaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.

“Dengan tidak menggunakan fasilitas Rumdin dan Randis jabatan, kami memiliki ruang fiskal lebih untuk memperkuat program sosial dan pelayanan dasar masyarakat, khususnya kebutuhan hunian layak serta akses kesehatan di desa-desa,” pungkasnya. (Nizar)

bisnisbanten.com