Banten24

Puluhan Kendaraan ASN Terjaring Menunggak, Tukin Jadi Taruhan

BISNISBANTEN.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai menunjukkan ketegasan dalam menegakkan kedisiplinan pajak di lingkungan internal. Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang bekerja sama dengan tim Samsat, sidak pajak kendaraan bermotor digelar dengan menyisir area parkir pusat pemerintahan, beberapa waktu yng lalu.

Hasilnya cukup mengejutkan. Puluhan kendaraan, baik pribadi maupun dinas milik Aparatur Sipil Negara (ASN), ditemukan belum melunasi kewajiban pajak tahunannya.

Pemeriksaan yang menyasar area parkir perkantoran di kawasan KSB ini mencatat puluhan pelanggaran administratif pada hari pertama pelaksanaannya.

Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Daerah II Bapenda Kota Serang, Rizki Ikhwani, memaparkan rincian temuan tersebut adalah Sepeda Motor sebanyak 41 unit menunggak pajak, dan Mobil sebanyak 10 unit menunggak pajak.

“Tunggakan pajak didominasi oleh kendaraan pribadi milik ASN, terutama roda dua. Untuk roda empat, mayoritas juga pribadi, meski ada beberapa kendaraan dinas (plat merah) yang juga terpantau belum memenuhi kewajiban,” ungkap Rizki dikutip pada Selasa (12/05/26).

Ia juga menambahkan adanya perbedaan durasi tunggakan. Kendaraan pribadi terpantau ada yang menunggak lebih dari satu tahun, sementara kendaraan dinas rata-rata baru melewati jatuh tempo dalam hitungan hari hingga satu bulan.

Langkah persuasif diambil petugas di lapangan dengan menempelkan surat pemberitahuan atau peringatan langsung pada kendaraan yang bersangkutan. Namun, Pemkot Serang memastikan akan ada konsekuensi yang lebih berat bagi mereka yang tetap membandel.

Sekretaris Bapenda Kota Serang, *Ratu Anne menegaskan, bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin mingguan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga Unit Pelaksana Teknis (UPT).

“Hasil pendataan akan dilaporkan kepada pimpinan untuk menentukan langkah lanjutan. Sanksi yang disiapkan salah satunya berkaitan dengan tunjangan kinerja (Tukin),” tegas Anne.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Pemkot Serang ingin memberikan contoh kepada masyarakat bahwa aparatur negara harus menjadi garda terdepan dalam kepatuhan pajak. Saat ini, Bapenda tengah menyusun rekapitulasi total untuk memastikan jumlah keseluruhan kendaraan yang menunggak di lingkup Pemkot Serang.

Pemeriksaan akan diperluas secara bertahap ke seluruh OPD sebagai upaya nyata optimalisasi pendapatan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Bagi para ASN, pesan yang disampaikan sudah jelas yaitu bayar pajak atau tunjangan terancam.(siska)

bisnisbanten.com