Habib Jafar Singgung Soal Pernikahan Beda Agama

BISNISBANTEN.COM – Habib Jafar kembali menjadi sorotan usai membahas pandangannya mengenai pernikahan beda agama. Pernyataan tersebut ramai diperbincangkan publik setelah potongan video dan kutipannya beredar di media sosial.
Dalam penjelasannya, Habib Jafar menyebut bahwa pernikahan beda agama sempat diperbolehkan dalam Al-Qur’an dengan syarat tertentu, yakni jika pasangan berasal dari golongan Ahli Kitab.
“Jadi, menikah beda agama itu di dalam Al-Qur’an sempat diperbolehkan ya asalkan beda agamanya yaitu Ahlul Kitab,” kata Habib Jafar. Ia kemudian menjelaskan bahwa yang dimaksud Ahli Kitab merujuk pada pemeluk agama Nasrani dan Yahudi.
Namun, menurutnya, pandangan ulama berkembang seiring waktu hingga banyak yang melarang praktik pernikahan beda agama. “Ahlul Kitab itu Nasrani yang dikenal dengan Katolik dan Protestan termasuk Yahudi. Tapi kemudian para ulama melarangnya nikah beda agama dengan siapa pun,” lanjutnya.
Menurut Habib Jafar, sebagian ulama berpendapat bahwa konsep Ahli Kitab yang dimaksud pada masa dahulu berbeda dengan kondisi agama saat ini. “Termasuk dengan Ahlul Kitab, mengapa? Karena sebagian menyebut bahwa Ahlul Kitab itu sudah tidak ada. Karena agama yang sekarang itu tidak dimaksud oleh Al-Qur’an,” tuturnya lagi.
Pernyataan tersebut langsung memicu berbagai respons dari warganet. Sebagian menilai Habib Jafar memberikan penjelasan yang mudah dipahami, sementara lainnya ikut memperdebatkan pandangan soal hukum pernikahan beda agama dalam Islam. Pembahasan mengenai pernikahan beda agama memang kerap menjadi topik sensitif yang memunculkan beragam pendapat, baik dari sisi agama maupun sosial di masyarakat.
(Sarah)









