ASTRA Infra Siap Hadirkan Indahnya Kebersamaan di Momen Lebaran 2026

BISNISBANTEN.COM — Momen mudik lebaran tidak semata tentang tujuan, tetapi juga tentang menikmati perjalanan yang menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan dan menghadirkan kenangan indah sepanjang perjalanan. Menyambut periode Lebaran 1447 H, ASTRA Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik dan menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman, agar setiap momen kebersamaan dapat dirasakan dari perjalanan dimulai hingga tiba di kampung halaman.
Berbagai persiapan telah dilakukan ASTRA Infra dalam menyambut 6,8 juta kendaraan yang diprediksi akan melalui ruas tol ASTRA Infra selama arus mudik dan balik lebaran 2026. Angka ini meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan volume lalu lintas kendaraan pada periode yang sama di tahun 2025. Berbagai langkah dan upaya kesiapan telah dilakukan, antara lain kesiapan infrastruktur jalan, sarana dan prasarana, kesiapan petugas, rest area, serta koordinasi dalam mengantisipasi cuaca ekstrem dan juga kepadatan di lokasi tertentu.
Group Chief Executive Officer ASTRA Infra, Firman Yosafat Siregar, menyampaikan komitmen ASTRA Infra dalam memberikan pelayanan terbaik pada periode Lebaran 2026:
“ASTRA Infra senantiasa mengutamakan keselamatan, kenyamanan dan keamanan pengguna jalan tol agar dapat menikmati indahnya kebersamaan mudik dan libur Idulfitri tahun ini. Berbagai upaya pemeliharaan dan peningkatan layanan telah dilakukan untuk menyambut arus kendaraan pada periode Lebaran mendatang. Petugas kami yang selalu berkoordinasi dengan segenap aparat terkait, juga siap melayani selama 24 jam bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan.”
Selain menyelesaikan penambahan lajur ketiga di sebagian ruas Tol Tangerang-Merak dan Cikopo-Palimanan sejak tahun lalu, ASTRA Infra juga mempersiapkan infrastruktur jalan dengan melakukan pemeliharaan perkerasan jalan yang akan selesai pada maksimal H-10 lebaran. Dalam mengantisipasi cuaca ekstrem, ASTRA Infra melakukan pembersihan drainase secara rutin untuk mencegah terjadinya banjir, penguatan beberapa titik lereng sebagai pencegahan tanah longsor, pemasangan moveable concrete barrier (MCB) dan geobag untuk mencegah meluapnya air ke badan jalan, serta penyiapan pompa di titik-titik rawan banjir. Selain itu, juga dipastikan perambuan dalam kondisi baik untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Dari sisi penyiapan rest area, ASTRA Infra memastikan ketersediaan SPBU, SPKLU, toilet, mushola, area parkir, serta beragam pilihan kuliner. Selanjutnya, ASTRA Infra juga menyiagakan lebih dari 800 petugas yang dilengkapi lebih dari 90 kendaraan operasional jalan tol yang terdiri dari armada patroli, derek, rescue, hingga ambulance. Tidak hanya itu, dalam memastikan keamanan dan kelancaran berkendara pengguna jalan tol, ASTRA Infra telah menyiapkan lebih dari 500 unit CCTV terintegrasi yang didukung oleh 7 unit traffic counter, dan layanan sentra komunikasi 24 jam. Untuk mengantisipasi kepadatan, ASTRA Infra melakukan koordinasi dengan kepolisian dalam penerapan rekayasa lalu lintas, antara lain penerapan one way dan contra flow.
Ir. R. Sony Sulaksono Wibowo, MT Ph.D., Anggota BPJT Unsur Pemangku Kepentingan menyampaikan:
“BPJT bersama BUJT memastikan pelayanan selama periode lebaran di jalan tol prima. BUJT mempersiapkan infrastruktur jalan yang ditargetkan selesai maksimal H-10 lebaran, serta persiapan fasilitas rest area seperti toilet, SPBU, SPKLU, tempat makan, lahan parkir, dan lainnya.”
Sebagai bagian dari Grup Astra, ASTRA Infra juga kembali berkolaborasi dengan AstraWorld melalui penyelenggaraan Posko Astra Siaga Lebaran 2026 di Rest Area KM 68 B Ruas Tol Tangerang-Merak, Rest Area KM 166 A Ruas Tol Cikopo-Palimanan, serta Resta Pendopo KM 456 A dan B Ruas Tol Semarang-Solo pada 17 – 24 Maret 2026. Tidak hanya itu, kolaborasi juga dilakukan bersama Tim SAR (Search and Rescue) Astra yang menyiagakan kendaraan dan personel SAR dengan kompetensi Medical First Responder, Vehicle Accident Rescue, dan Road Accident Rescue.
Selain itu, ASTRA Infra juga aktif berkoordinasi dengan stakeholders terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Badan Pengatur Jalan Tol, Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri demi kelancaran penyelenggaraan arus Lebaran. ASTRA Infra juga kembali berpartisipasi pada Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Direktur Lalu Lintas Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Rudi Irawan, S.SiT, MT, menyampaikan:
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi ASTRA Infra dalam mewujudkan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan dalam menyambut angkutan lebaran di tahun 2026.”
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Dirjen Perhubungan Darat No. KP-DRJD 854 Tahun 2026, Dirjen Perhubungan Laut No. HK.201/1/21/DJPL/2026, Dirjen Bina Marga No. 20/KPTs/Db/2026, dan Kakorlantas Polri No. Kep/43/II/2026 tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2026, pembatasan kendaraan angkutan barang diberlakukan di seluruh ruas ASTRA Infra Toll Road mulai tanggal 13 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Pembatasan kendaraan angkutan barang dilakukan pada mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang dan bahan bangunan.
Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, juga mengingatkan para pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dalam berkendara:
“Bagi pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan mudik, utamakan keamanan dan kesehatan, artinya jangan lupa untuk beristirahat, hindari emosi saat mengemudi, perhatikan kesiapan kendaraan untuk perjalanan mudik dan balik, serta ikuti petunjuk dan imbauan dari petugas di lapangan.”
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak melakukan berbagai upaya peningkatan layanan seperti mempersiapkan sarana dan prasarana seperti toilet tambahan di beberapa titik, serta penempatan personil tambahan. Demi menjamin kelancaran proses transaksi, dilakukan peningkatan kapasitas melalui gardu tandem di Gerbang Tol Cikupa, Cilegon Timur, dan Merak yang berpotensi terjadi peningkatan trafik. Selain itu, rekayasa lalu lintas dipersiapkan dengan menerapkan delaying system di TIP KM 43A dan KM 68A arah Merak sebagai antisipasi kepadatan kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak. ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak juga mengimbau pengendara yang hendak melakukan penyeberangan untuk dapat merencanakan perjalanan dengan baik, serta mempersiapkan tiket ferry sebelum melakukan perjalanan. Tiket ferry hanya bisa dibeli melalui aplikasi atau website Ferizy dengan radius maksimal 5 KM sebelum tiba di pelabuhan.
ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan secara konsisten berupaya untuk menghadirkan perjalanan yang aman bagi seluruh pengguna jalan melalui kesiapan fasilitas untuk tempat singgah dan beristirahat pada 7 rest area aktif di KM 86, 102, 130 dan 166 arah Cirebon serta KM 164, 130, dan 101 arah Jakarta, serta tambahan 1 rest area fungsional di KM 77 arah Jakarta. Rest area juga dilengkapi dengan SPBU modular, SPKLU, serta kantong parkir tambahan. Sebagai upaya dalam mengantisipasi kepadatan, ASTRA Infra Toll Road Cikopo-Palimanan berkoordinasi dengan Kepolisian dan stakeholders, serta mempersiapkan prasarana yang diperlukan untuk pemberlakuan rekayasa lalu lintas.
Sementara itu, ASTRA Infra Toll Road Jombang–Mojokerto melakukan antisipasi kepadatan di gerbang tol dengan berkoordinasi bersama Kepolisian setempat dan mempersiapkan rekayasa lalu lintas di jalan arteri. ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto juga sudah menyediakan SPBU Modular di rest area Teras Dipa KM 678 B dan Teras Melati KM 695 A untuk memastikan kendaraan pengguna jalan selalu dalam kondisi prima.
Sebagai salah satu upaya pendistribusian arus puncak mudik dan balik pada periode lebaran ini, ASTRA Infra juga memberikan diskon tarif tol sebesar 30% di Ruas Tol Tangerang-Merak dan Cikopo-Palimanan. Di Ruas tol Tangerang-Merak, pada arus mudik, diskon tarif tol sebesar 30% akan diberlakukan pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Jumat, 13 Maret 2026 pukul 24.00 WIB bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikupa menuju Gerbang Tol Merak. Sedangkan di Ruas tol Cikopo-Palimanan, diskon tarif tol sebesar 30% akan diberlakukan pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Senin, 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung.
Sedangkan pada arus balik, di Ruas Tol Tangerang-Merak, diskon 30% akan kembali diberlakukan pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Rabu, 1 April 2026 pukul 24.00 WIB bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus melalui Gerbang tol Merak menuju Gerbang Tol Cikupa. Sedangkan di Ruas Tol Cikopo-Palimanan, diskon tarif tol sebesar 30% akan kembali diberlakukan pada Kamis, 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Jumat, 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan menerus dari Semarang (asal Gerbang Tol Kalikangkung) menuju Gerbang Tol Cikampek Utama.
ASTRA Infra mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, khususnya dalam menghindari periode yang diprediksi menjadi puncak arus mudik dan arus balik. Pengguna jalan juga dianjurkan untuk beristirahat secara berkala dengan memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia di sepanjang jalan tol. Apabila rest area dalam kondisi penuh, pengguna jalan dapat memilih tempat istirahat ataupun memanfaatkan fasilitas seperti SPBU, SPKLU, serta toilet dan tempat ibadah yang terletak tidak jauh dari exit gerbang tol dan kembali melanjutkan perjalanan tanpa dikenakan tarif total tol tambahan. ASTRA Infra berharap perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.









