Banten24

SMPN 2 Kramatwatu dan SDN Tonjong Terendam, Asda 2 Janjikan Normalisasi Kali

BISNISBANTEN.COM – Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Serang Febriyanto meninjau SMPN 2 Kramatwatu dan SDN Tonjong di Kampung/Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang yang terendam banjir, Rabu (14/1/2026). Untuk mencegah banjir kembali di dua sekolah tersebut, Febriyanto berjanji segera berkoordinasi dengan koordinasi terkait untuk melakukan normalisasi Kali Tonjong yang diduga menjadi penyebab utama terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Pejabat yang akrab disapa Febri ini mengaku, kehadirannya meninjau lokasi banjir di dua sekolah tersebut dalam rangka menindaklanjuti perintah Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah. Meski terjadi banjir, kata Febri, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) siswa tidak diliburkan, kendati akibat genangan air membuat KBM siswa tidak nyaman, karena ketinggian air mencapai selutut orang dewasa.
Berdasarkan laporan yang diterima Febri, dua lembaga pendidikan tersebut sudah tiga hari terendam banjir akibat curah hujan tinggi, selain meluapnya Kali Tonjong dampak penyempitan dan pendangkalan.

“Makanya, saya akan berkoordinasi untuk melakukan normalisasi Kali Tonjong. Saya juga akan minta OPD untuk terjun mendekati masyarakat yang terdampak banjir,” tegas mantan Staf Ahli Bupati Serang ini.

Advertisement

Atas kondisi banjir di dua lembaga pendidikan tersebut, kata Febri, pihaknya akan memberlakukan siswa SDN Tonjong dan SMPN 2 Kramatwatu untuk belajar di rumah.

“Bukan berarti libur 100 persen tidak belajar, mereka di sekolah dan di rumah untuk melaksanakan KBM,” terang mantan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemkab Serang ini.

Kata Febri, pihaknya saat ini tengah mencari tahu penyebab terjadinya banjir dari tingginya curah hujan. Berdasarkan laporan yang diterima Febri, banjir disebabkan adanya penyempitan kali di Desa Tonjong.

“Insya Allah di 2026 ini kita akan normalisasi. Saya bersama Kades, Camat, Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) bekerjasama untuk menormalisasi, mengawal kali yang ada di Desa Tonjong. Insya Allah estimasi anggaran berjalan mulai Maret atau April. Yang akan kita normalisasi sekitar 3.500 meter,” beber mantan Sekmat Bojonegara ini.

Sekadar informasi, selain SMPN 2 Kramatwatu dan SDN Tonjong, sebanyak 30 rumah warga di Kampung/Desa Tonjong juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai selutut orang dewasa. Febri pun melanjutkan meninjau lokasi banjir tersebut dan memberikan bantuan makanan berupa mie instan.

Turut mendampingi Febri, yakni perwakilan dari Dinas PUPR Kabupaten Serang, Camat Kramatwatu Edi Jaya, Sekretaris Camat Kramatwatu Wisnu, dan Kepala Desa (Kades) Tonjong Udin Supriyadin.

Sementara itu, Guru SMPN 2 Kramatwatu yang juga Tokoh Masyarakat setempat Endang Sodikin mengucapkan terima kasih kepada jajaran pemerintah yang sudah tanggap meninjau banjir dan pihaknya tinggal menunggu realisasi normalisasi kali. Endang berharap, ke depan setelah ada normalisasi kali, sekolah tidak lagi kebanjiran dan para siswa-siswi bisa belajar dengan nyaman.

“Banjir ini sudah beberapa kali, kami sangat menanti bantuan dari Bupati khususnya untuk normalisasi kali yang merupakan salah satu cara penanganan banjir yang ada di daerah kami, khususnya Kali Tonjong di Desa Tonjong,” ujarnya.

Akibat banjir, disebutkan Endang, sebanyak 15 ruang kelas SMPN 2 Kramatwatu yang menampung sebanyak 528 siswa terendam. Dampaknya, KBM siswa tidak nyaman, terganggu, karena kondisi yang tidak memungkinkan. (Nizar)

Advertisement
bisnisbanten.com