Banten24

Yayasan Abul Hasan dan Madrasah Anwarul Hasan Studi Banding dan Rihlah ke Jakarta

BISNISBANTEN.COM — Yayasan Abul Hasan (YAH) Ciomas Banten yang berlokasi di Kampung Pondok Kahuru Kecamatan Ciomas Kabupaten Serang, melakukan studi banding ke Yayasan Khazanah Kebajikan (YKK) di Pamulang, Tangerang Selatan pada hari Selasa (07/07/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mengkaji praktik terbaik dalam manajemen pendidikan dan pengembangan program kepedulian sosial yang telah sukses diimplementasikan oleh tuan rumah.

Tangerang Selatan –Pembina Yayasan Abul Hasan, Dra. Hj. Yati N. Mahendra, MM., M.Pd. dan wakil sekretaris Yayasan, Ratu Nijmah Salamah, S.IP., M. Si., Bersama Ibu Kepala Sekolah Madrasah Diniyyah (MD) beserta para guru MD dan MI (Madrasah Ibtidaiyyah) Anwarul Hasan yang berada dibawah naungan Yayasan Abul Hasan. Rombongan yang ikut berjumlah 9 orang. Pada hari selasa kemarin melakukan kunjungan studi banding ke sebuah sekolah mandiri di Tangerang dan rihlah keliling ibukota Jakarta.

STUDI BANDING
Agenda pertama yaitu mengikuti kuliah subuh pada pukul 06.00 – 08.00 pagi hari yang dibawakan oleh pendiri YKK, Drs KH. Najmuddin Shiddiq. Setelah sarapan yang disediakan panitia dengan berbagai menu, seperti nasi uduk dan telor bumbu rendang, teh manis hangat, air putih, ada susu jahe dan roti bantal yang gurih dan manis produksi sendiri yang dibuat oleh anak murid SMK dari Yayasan tersebut. Semuanya dibagikan secara gratis setiap hari pada kegiatan kajian subuh yang juga diselenggarakan setiap hari. Yang tidak bisa hadir bisa mengikuti kajian tersebut melalui zoom meeting. Kajian tersebut dilaksanakan secara rutin setiap pagi dan sore hari.

Setelah selesai kajian, pengurus YAH berfoto Bersama pengurus YKK. Kemudian beranjak menuju Gedung sekolah yang letaknya bersebrangan dengan rumah kajian. Pengurus dan guru YAH disambut oleh para guru YKK yang kompak berseragam batik. Kemudian melihat lihat ruang kelas dan ruangan lainnya yang cukup megah, rapih dan sangat bersih. Pengurus YAH juga dipersilakan memasuki ruang kelas difabel (anak-anak berkebutuhan khusus) yang sudah ber-AC dan memiliki bangku sekolah dan fasilitas infocus serta whiteboard yang cukup modern seperti ruang kuliah. Kemudian kedua belah pihak saling memperkenalkan profil sekolah dan Yayasan masing-masing, bertukar pikiran mengenai sistem pembelajaran, manajemen sumber daya manusia, hingga metode pengembangan karakter santri dan siswa.

Salah satu fokus utama dalam diskusi studi banding ini adalah penerapan budaya keislaman yang kuat. Yayasan Khazanah Kebajikan dikenal dengan pembiasaan keagamaan seperti tahajjud berjamaah dan kajian Al-Qur’an. Metode pembinaan yang memadukan pendidikan vokasi atau akademik dengan pembentukan mental spiritual islami ini menjadi poin penting yang dipelajari oleh pihak Abul Hasan untuk diterapkan di MI dan MD.

Melalui kemitraan dan studi banding ini, khususnya Yayasan Abul Hasan berharap dapat meningkatkan mutu manajerial, memperluas jaringan, serta mengoptimalkan program amal usaha dan pendidikan di wilayah Ciomas, Kabupaten Serang. Kunjungan ditutup dengan penyerahan cendera mata dan komitmen untuk terus menjalin silaturahmi antar lembaga.

RIHLAH
Setelah selesai studi banding, para guru madrasah diajak berkeliling ibukota Jakarta oleh Pembina. Diantaranya, menuju Blok M untuk membeli kartu dan menaiki MRT. Sementara mobil yang dipakai rombongan diparkir di Monas. Setelah turun dari kereta cepat, para guru berfoto Bersama di atas puncak Gedung Plaza dan Bunderan HI di Tengah kota Jakarta. Sesblumnya, sholat di Masjid al Azhar dan melewati lingkungan kampus UIN Syarief Hidayatullah. Pada sore hari, shalat maghrib di masjid Istiqlal, melihat katedral di sebrang masjid, sebagai wujud rasa toleransi umat di Indonesia. Malamnya, menuju Pekan Raya Jakarta di Gambir Expo dan berbelanja oleh-oleh untuk dibawa pulang ke rumah masing masing. Donasi dari perjalanan studi banding dan rihlah ini yakni disponsori oleh pembina secara pribadi, Yati Mahendra.

Sedangkan Madrasah Diniyah ini dibawah naungan Kementrian Agama Kabupaten Serang Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan dan bimbingan dari Kementrian Agama selama ini. Sehingga MD dan MI Anwarul Hasan milik Yayasan Abul Hasan bisa berkembang sampai saat ini,” ujar Yati Mahendra selaku pembina.

Wanita asal Pondok Kahuru Ciomas lulusan Inggris, yang juga berprofesi sebagai pengusaha real estate, juga menambahkan alasan melaksanakan kegiatan studi banding Karena seperti ada panggilan hati untuk mengabdi dan mencerdaskan anak bangsa serta ingin menyenangkan para guru. Mudah-mudahan dengan adanya studi banding dan rihlah ini bisa menambah semangat dan harapan para guru untuk lebih memotivasi dan mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan diri agar lebih kreatif dan inovatif. Tentunya kita semua ingin mengupayakan agar para guru juga sejahtera, anak – anak pintar, dan bisa menjadi tumpuan harapan bangsa di masa depan,” ujar Hj. Yati Mahendra selaku Pembina dan mantan ketua dua periode sekaligus salah satu perintis YAH.

“Alhamdulillah, kami selaku pengurus mengucapkan terimakasih kepada Bunda Hajjah Yati Mahendra telah mengajak para guru MI dan MD untuk melakukan kegiatan studi banding dan rihlah ini. Semoga para guru dan pengurus Yayasan lebih termotivasi dan mendapatkan inspirasi dari kegiatan tersebut. Dengan begitu, semoga kelak Yayasan bersama MI dan MD bisa lebih maju dan berkembang serta bermanfaat bagi masayarakat dan ummat” tambah Ketua YAH, Tb. Arief Rahman dikediamannya. Beliau tidak bisa ikut hadir karena sedang dalam masa pemulihan.

bisnisbanten.com