Wabup Najib Hamas Takziah ke Rumah Korban Pembunuhan Sadis Pegawai BRI Link di Pabuaran

BISNISBANTEN.COM- Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas bersama sejumlah pejabat Pemkab Serang melakukan takziah ke kediaman almarhum Ifat Fatimah (26 tahun), pegawai BRI Link yang menjadi korban pembunuhan sadis di Kampung Kadu Kacapi, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, Senin (7/7/2025) sore. Najib berharap, peristiwa tragis itu menjadi kejadian terakhir dan tidak menimpa korban lainnya.
Diketahui, Ifat Fatimah merupakan korban pembunuhan sadis disertai perampokan di Kios BRI Link milik korban di Kampung Kadu Kacapi, Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Sabtu (5/7/2025) siang sekira pukul 14.00 WIB oleh pelaku laki-laki di bawah umur atau masih pelajar kelas 3 SMA berinisial MDR (17). Pembunuhan dilakukan secara keji karena menggunakan palu hingga menancap di pipi korban. Jasad korban baru ditemukan meninggal dengan bersimpah darah oleh saksi pada sore hari. Pelaku diburu polisi pada malam hari di kediamannya tidak jauh dari TKP sekira pukul 22.00 WIB dan langsung diamankan di Polresta Serang Kota. Terkait motif pembunuhan, pelaku diduga tersinggung dengan perkataan korban atau sakit hati, yang kemudian menganiaya korban hingga tewas dan membawa kabur uang korban sebesar Rp10 juta. Pelaku diduga mengenal korban lantaran kabarnya sering isi top up dana.
Najib tiba di rumah duka sekira pukul 15.30 WIB, dimana di lokasi sudah tampak sudah ada Kepala Dinas Kekuarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang Encup Suplikhah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Subur Prianto, Camat Pabuaran Idham Danal, belasan masyarakat, orangtua, hingga kakak kandung almarhum.
Usai bersalaman dan menyampaikan bela sungkawa, Najib langsung menyerahkan bantuan secara simbolis kepada kakak korban. Politisi PKS itu juga memerintahkan Camat Pabuaran agar hadir pada kegiatan tahlil sampai malam ke-7.

“Saya bersama seluruh jajaran hadir atas tugas dari Ibu Bupati Serang. Kita harapkan ini kejadian terakhir di Kabupaten Serang. Ini kejadian atau sesuatu yang di luar harapan dan nalar pikiran kita,” ucap mantan Anggota DPRD Banten ini.
Najib pun berpesan agar masyarakat tetap menjaga silaturahim, saling mengenal dan saling peduli terhadap sesama, serta mengingatkan agar masyarakat tetap sehat dalam bermedia sosial dan mengambil hal positif, serta menolak hal-hal negatif dari medsos. Najib juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah memproses pelaku sesuai undang-undang yang berlaku.
“Mari bersama-sama kita kenali lingkungan supaya kita saling paham, saling peduli, dan kita saling meningkatkan kewaspadaan di wilayah kita masing-masing,” ajaknya.
Atas kejadian nahas itu, Najib berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan saling peduli terhadap sesama untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Sementara itu, Kakak korban, Mumuh Muhyi (38 tahun) menceritakan kejadian dan kronologi penemuan jasad adiknya pada Sabtu, 5 Juli 2025 sekira pukul 12.30 WIB.
“Pulang dari kebun ke kios memanggil ‘Fat Fat’, tapi nggak ada jawaban. Pas saya ke kasir, dia sudah tergeletak. Di mulutnya masih ada palu, pelaku sudah kabur,” cerita Mumuh. (Nizar)









