Banten24

Terpilih di Pandeglang, Fitron-Diana Bakal Tiru Program Percepatan Infrastruktur Bupati Serang

BISNISBANTEN.COM- Pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang Fitron Nur Ikhsan dan Diana Jayabaya mengaku, jika terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Pandeglang akan memprioritaskan program pembangunan infrastruktur jalan, dengan mencontoh program percepatan infrastruktur jalan di Kabupaten Serang yang digagas Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

Demikian diungkapkan Fitron kepada awak media usai menjalani tes wawancara Penjaringan Balon Kepala Daerah Pilkada 2024 Pandeglang di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Provinsi Banten, Ciracas, Kota Serang, Rabu (8/5/2024).

Fitron menegaskan bahwa program yang menjadi prioritasnya di Pandeglang yaitu pembangunan infrastruktur dengan tagline ‘Perbaiki Jalan’ yang dinilainya menjadi harapan masyarakat Pandeglang. Disinggung soal program Jalan Kabupaten Mantap Betul (Jakamantul) yang dijalankan Bupati Pandeglang Irna Narulita, menurut Fitron, bagus dan harus dilanjutkan. Hanya, kata dia, program Jakamantul belum sesuai target atau masih berpatokan business as ussual (seperti biasanya atau apa adanya) dalam bergerak.

Advertisement

“Kalau kami lima tahun ke depan memimpin mungkin bisa membangun sekitar 50 persen, dengan integritas jalan di Pandeglang selesai,” janji Anggota DPRD Provinsi Banten dapil Pandeglang ini.

Menurut Fitron, seorang pemimpin tidak boleh Business as usual atau sejalan-jalannya, tetapi harus ada inovasi. Fitron pun meyakini, dengan kepemimpinannya ke depan bisa memberikan kepastian bahwa infrastruktur jalan menjadi prioritas dan bisa menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat.

“Kami ingin mencontoh apa yang dilakukan Kabupaten Serang, selama kepemimpinan Ibu Ratu Tatu Chasanah 100 persen jalan kabupaten selesai. Jadi, kami tahu strateginya, kami belajar dari Ibu Tatu, selesai insya Allah Pandeglang dalam rentang waktu yang dibutuhkan. Paling tidak, kalau sekarang Jakamantul 200 meter, kami bisa selesaikan satu ruas sekaligus,” janji politisi Partai Golkar ini.

Disinggung soal pasangannya yang diduga warga luar Pandeglang, Fitron menegaskan jika Diana merupakan putra daerah dan lahir di Pandeglang, dimana orangtuanya menjabat Kepala Desa di Kecamatan Banjar. Bahkan, kakeknya di Pandeglang. Fitron sendiri mengaku dari 1996 sudah di Pandeglang dan sudah dua periode mencalonkan anggota DPRD Banten dari dapil Pandeglang, walaupun tidak lahir di Pandeglang.

“Jadi, definisi politik itu kan NKRI, saya dapil Pandeglang sudah dua periode, masa sih masih belum disebut orang Pandeglang. Kalau bicara kepentingan dan kemampuan, saya rasa semua orang berpeluang,” tandasnya.

Senada disampaikan pasangan Fitron, yakni Balon Wakil Bupati Pandeglang Diana Jayabaya yang mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur harus merata dengan membangun per ruas jalan, tidak hanya sampai 200 meter.

“Infrastrukur harus satu ruas kita bangun, karena itu (jalan-red) penentu pembangunan ekonominya,” ujarnya.

Diana pun menegaskan, jika ia merupakan warga asli Pandeglang, lahir di Pandeglang dan mempunyai ijazah Pandeglang.

“Kalau ada yang menanyakan saya dari Rangkasbitung (Kabupaten Lebak-red) itu salah. Saya bukan orang Rangkas, walaupun bapak saya orang Rangkas,” tegasnya.

Disinggung soal kesiapan cost politik pada Pilkada 2024 Pandeglang, ditegaskan Diana, sudah siap.

“Cost politik, siap dong,” pungkasnya. (Nizar)

Advertisement
bisnisbanten.com