Banten24

Target Groundbreaking Desember 2026, Pemkot Serang Percepat Pembayaran Lahan PSEL Cilowong

BISNISBANTEN.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus mempercepat penyelesaian tahapan pembebasan lahan untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya yang berlokasi di Cilowong.

Proses pembayaran lahan tersebut ditargetkan rampung pada September 2026 sebagai langkah krusial menuju agenda groundbreaking pada Desember mendatang.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengonfirmasi bahwa proses pembebasan lahan kini sudah memasuki tahapan krusial, yakni pembayaran kepada pihak terkait.

Advertisement

“Sudah, insyaallah nanti bulan ini akan ada pembayaran. Supaya kita urus sampai ke BPN, lalu penyerahan surat-surat kepada Danantara,” ujar Budi Rustandi, dikutip dari Instagram @dok.kotaserang pada Selasa (08/09/2026).

Setelah proses pembayaran tuntas, Pemkot Serang akan menyelesaikan urusan administrasi pertanahan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) sebelum seluruh dokumen resmi diserahkan kepada Danantara.

Untuk menunjang proyek strategis PSEL Serang Raya ini, Pemkot Serang telah menyiapkan kawasan seluas puluhan hektare di daerah Cilowong. “Luasnya kurang lebih 25 hektare sampai 30 hektare,” kata Budi.

Selain kesiapan lahan utama, kebutuhan operasional seperti pasokan air juga mulai dimatangkan. Budi menjelaskan bahwa opsi sumber air terdekat yang paling memungkinkan akan diambil dari Sungai Cijeruk.

“Untuk pasokan air kita dari yang terdekat di Cijeruk kurang lebih jaraknya 3 kilometer,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa opsi pasokan air dari Waduk Sindangheula ditolak karena alasan teknis terkait kontur wilayah. “Kalau dari Sindangheula itu tidak memungkinkan karena tinggi Cilowong itu lebih tinggi daripada Sindangheula,” jelasnya.

Pembangunan PSEL Serang Raya ini melibatkan kolaborasi lintas daerah di Banten sesuai dengan arahan Danantara. Pemkot Serang membagi peran teknis dengan Pemkot Cilegon, Pemkab Serang, hingga Pemprov Banten.

“Kota Cilegon dan Kabupaten Serang itu bertanggung jawab terhadap pematangan lahannya. Sementara Gubernur Banten bertanggung jawab terhadap pelebaran jalannya yang diarahkan oleh Danantara,” ungkap Budi.

Budi menilai seluruh kesiapan dasar proyek ini sudah menunjukkan progres yang positif. Pihaknya optimistis jika seluruh elemen pendukung terakomodasi tepat waktu, pengerjaan fisik PSEL dapat segera dimulai akhir tahun ini.

“Karena persiapan itu sudah mulai siap, insyaallah Desember sudah bisa groundbreaking, kalau itu semua bisa terakomodir,” tegasnya. (Siska)

bisnisbanten.com