Banten24

Sejumlah Wilayah di Cilegon Masuk Kawasan Kumuh

BISNISBANTEN.COM – Sejumlah wilayah di Cilegon masuk kategori kawasan kumuh. Atas kondisi itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tengah menangani kawasan kumuh di Kota Baja tersebut, dengan program yang melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilegon Maman Mauludin dalam sambutannya pada acara Sosialisasi Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu di Wilayah Cilegon di Aula Sekretariat Daerah (Setda) II Pemkot Cilegon, Jumat (9/6/2023).

“Pemkot Cilegon sangat peduli atas kesehatan masyarakat. Salah satu faktor kesehatan dari bidang perumahan dan permukiman itu ada di beberapa wilayah yang masuk kawasan kumuh,” ungkap Maman.

Advertisement

Pemkot Cilegon memalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), kata Maman, tengah berupaya mengarahkan semua alokasi penanganan untuk kawasan kumuh di Cilegon. Pihaknya juga sudah mengingatkan OPD lainnya untuk mengarah semua alokasi penanganan di beberapa kawasan yang masih kumuh.

“Dalam kurun waktu empat tahun ini kita sudah baik (kawasan kumuh berkurang-red),” klaimnya.

Maman berharap, Sosialisasi Penanganan Kawasam Kumuh menjadi salah satu langkah penyelesaian penanganan kawasan kumuh di Cilegon.

“Kita harus serang (bekerja bersama-red), harus selesaikan penanganan kawasan kumuh ini. Dengan diserang seluruh OPD, termasuk kecamatan dan kelurahan, maka kita dapat konsentrasi mengurangi dan menangani kawasan kumuh di Cilegon,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Cilegon M Ridwan mengakui, Cilegon sebagai kota industri, perdagangan, dan jasa masih memiliki permasalahan kawasan kumuh yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan dan kelurahan. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Nomor : 600/Kep/304/DPU/2016, disebutkan Ridwan, terdapat 60 hektare kawasan kumuh di Cilegon. Kemudian pada 2020 diperbaharui dengan SK Walikota Nomor : 600/Kep/304-Disperkim/2020 tersisa 37,6 hektare. Ridwan berharap, Sosialisasi Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu dapat memberikan pemahaman persoalan kawasan kumuh di Cilegon.

“Saya berharap sosialisasi ini memberikan pemahaman dan bermanfaat bagi kita semua mengatasi permasalahan kawasan kumuh di Cilegon,” harapnya. (dik/zai)

Advertisement
bisnisbanten.com