Banten24

Ratu Tatu Chasanah Raih Penghargaan Kepala Daerah Perempuan Inspiratif 2022

BISNISBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dinilai sebagai kepala daerah perempuan yang paling menginspirasi dalam berinovasi pada program pembangunan sumber daya manusia (SDM). Tatu pun mendapat apresiasi dari Tempo Media Group pada ajang penghargaan Kepala Daerah Perempuan Inspiratif 2022 yang digelar di The Westin Jakarta, Kamis (22/9/2022) malam.

Penghargaan untuk kali kedua itu diterima Tatu pada hari yang sama. Sebelumnya, Tatu juga meraih mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) atas capaian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam sistem pelaporan keuangan tahun 2022.

Terkait penghargaan dari Tempo tersebut, diberikan atas penilaian berbagai program pembangunan SDM yang dijalankan Tatu dalam rangka meningkatkan kemajuan daerah. Mulai dari program beasiswa guru hingga mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Tatu pun diapresiasi lantaran menjadikan indeks pembangunan manusia (IPM) sebagai tolok ukur kinerja daerah.

Advertisement

“Saya sadar betul, kemajuan daerah akan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Jika suatu daerah ingin maju, maka harus dimulai dengan memaksimalkan program di bidang pendidikan,” tutur Tatu dalam keterangan tertulis yang diterima bisnisbanten.com, Minggu (25/9/2022).

Sejumlah program pendidikan sudah digulirkan Tatu. Antara lain sebanyak 1.131 beasiswa Sekolah Dasar (SD), 1.092 beasiswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 212 beasiswa untuk penghafal Alquran.

“Untuk siswa SD dan SMP memang sudah ada dana BOS (bantuan operasional sekolah). Namun, para siswa butuh seragam dan kebutuhan lainnya. Ini yang kami bantu. Termasuk, siswa SMA (Sekolah Menengah Atas) melalui beasiswa Baznas (Badan Amil Zakat Nasional),” katanya.

Advertisement

Selain itu, di bawah kepemimpinan Tatu, Pemkab Serang juga memberikan beasiswa untuk para mahasiswa. Dari sejak 2017 hingga saat ini sudah 1.246 mahasiswa yang diberikan beasiswa. Termasuk beasiswa guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tersebar di sejumlah perguruan tinggi, mulai Universitas Indonesia (UI), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), dan sejumlah perguruan tinggi swasta.

“Guru PAUD perlu kami berikan beasiswa karena mereka tengah mendidik anak-anak masa depan Kabupaten Serang di usia emas. Maka Secara kompetensi para guru harus dibekali. Kami berikan juga beasiswa kedokteran, karena Kabupaten Serang butuh banyak tenaga kesehatan,” ujar politisi Partai Golkar ini.

Tidak hanya itu, Tatu juga menginisiasi program pendidikan kejar paket di Kabupaten Serang yang diikuti hingga 7.217 peserta. Meliputi pendidikan kejar paket A sebanyak 217 peserta, Paket B sebanyak 2.327 peserta, dan paket C sebanyak 4.626 peserta. Para pendidik dan tenaga kependidikan juga diberi insentif dengan total anggaran hingga Rp 60,08 miliar.

Tatu menilai, dampak program pendidikan yang digulirkannya tidak terlihat nyata seperti program infrastruktur jalan yang juga dilaksanakan Pemkab Serang.

“Tapi saya yakin, program pendidikan ini akan memberikan dampak bagi kemajuan Kabupaten Serang, 10 atau hingga 20 tahun mendatang. Kabupaten Serang insya Allah menjadi daerah maju oleh sumber daya manusianya,” harapnya.

Terkait penghargaan yang diberikan Tempo Media Group sebagai Kepala Daerah Perempuan Inspirasi 2022 kategori Innovasi Peningkatan Sumber Daya Manusia, kata Tatu, akan menambah motivasinya dalam menjalankan program daerah.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Tempo, ini akan menjadi motivasi dan pekerjaan rumah bagi kami untuk lebih maksimal lagi menggulirkan program pendidikan,” tandasnya.

Diketahui, acara pemberian penghargaan juga dihadiri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Dalam kesempatan itu, Tito mengapresiasi para kepala daerah yang meraih penghargaan. Menurutnya, penghargaan yang diberikan Tempo Media Group merupakan hal positif dalam kompetisi kepala daerah, tidak hanya untuk para perempuan, melainkan juga laki-laki.

Menurut Tito, dengan adanya era desentralisasi, maka semua daerah harus bergerak dan mandiri secara fiskal dan kebijakan.

“Makanya, kepala daerah harus mampu bermanuver, membuat kebijakan terbaik dengan mengembangkan potensi daerah masing-masing. Penghargaan ini dalam kompetisi sehat secara gender, dan bentuk emansipasi wanita,” ujarnya. (Nizar)

Advertisement
LANJUT BACA

Nizar Solihin

Hobi musik, olahraga, dan traveling. Berjiwa solidaritas, pekerja keras, totalitas dan loyalitas tanpa batas. Motto 'Selalu Optimis'. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2013