Keuangan

Per 2021, Bea Meterai Rp10 Ribu Mulai Berlaku

BISNISBANTEN.COM — Mulai 1 Januari 2021, Kementerian Keuangan melalui Kanwil Dirjen Pajak memberlakukan bea meterai terbaru sebesar Rp10 ribu. Meskipun begitu, materai Rp3 ribu dan Rp6 ribu tetap berlaku hingga 31 Desember 2021.

Kepala Seksi Humas Kanwil DJP Banten Ida Layla mengungkapkan, aturan tentang meterai Rp10 ribu sangat bermanfaat sebagai salah satu perangkat untuk mewujudkan perbaikan kesejahteraan rakyat dan peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Ketentuan bea meterai terbaru ini memperlihatkan keberpihakan kepada masyarakat luas dan pelaku UMKM karena tarifnya yang relatif rendah dan terjangkau.
“Selain itu, kenaikan batas nominal nilai uang dalam dokumen dari lebih dari Rp1 juta menjadi lebih dari Rp5 juta,” katanya.

Menurutnya, dalam ketentuan peralihan dinyatakan meterai tempel yang telah dicetak berdasarkan UU Nomor 13 Tahun
1985 tentang Bea Meterai dan peraturan pelaksanaannya yang masih tersisa, masih dapat digunakan sampai jangka waktu satu tahun setelah UU ini mulai berlaku dan tidak dapat ditukarkan dalam bentuk apapun.

Sementara Meterai tempel yang digunakan untuk melakukan pembayaran Bea Meterai yang terutang atas dokumen dapat digunakan dengan nilai total meterai tempel paling sedikit Rp9 ribu.
“Kalau meterai Rp6 ribu dan Rp3 ribu, kalau yang Rp3 ribu berarti tiga lembar,” katanya.

Ia berharap, masyarakat dapat memahami aturan baru tentang bea materai ini dan mulai menggunakan materai Rp10ribu untuk transaksi yang dilakukan. “Jika masih belum memahami boleh menghubungi kantor pelayanan pajak di lingkungan Kanwil DJP Banten,” harapnya. (susi)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com