Banten24

Penuhi Janji, Pemkot Serang Fasilitasi Ambulans dan Musala untuk Warga Rusunawa Margaluyu

BISNISBANTEN.COM – Setelah dinanti cukup lama, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akhirnya merealisasikan bantuan satu unit mobil ambulans untuk penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Fasilitas layanan kesehatan darurat ini resmi diterima oleh warga pada Rabu, 3 Juni 2026.

Keberadaan ambulans ini diharapkan mampu mempercepat akses kesehatan bagi warga rusunawa, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis cepat atau rujukan ke rumah sakit.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa penyediaan ambulans ini merupakan wujud nyata pemenuhan fasilitas dasar yang menjadi hak sekaligus kebutuhan mendesak bagi penghuni Rusunawa Margaluyu.

“Kalau untuk ambulans Rusunawa sesuai dengan janji saya sudah siap, semoga bisa bermanfaat untuk semua,” ujar Budi dikutip pada Jum’at (05/06/26).

Ia menambahkan, fasilitas ini akan menjadi garda terdepan saat ada warga yang mendadak jatuh sakit dan membutuhkan evakuasi medis segera. “Salah satunya ketika ada masyarakat yang jatuh sakit dan harus dirujuk, ambulansnya sudah siap,” tuturnya.

Tidak hanya urusan kesehatan, Pemkot Serang juga memberikan kabar baik terkait pemenuhan fasilitas ibadah. Budi mengungkapkan bahwa pembangunan musala permanen—yang juga menjadi aspirasi utama warga—akan segera direalisasikan menjelang akhir tahun ini.

Proyek pembangunan musala dijadwalkan mulai berjalan pada Oktober 2026 melalui anggaran perubahan. Proses pengerjaan ditargetkan rampung dalam waktu singkat agar bisa langsung digunakan.

“Musala juga sudah pasti dibangun bulan Oktober. Paling lambat November sudah selesai dan bisa digunakan oleh masyarakat yang ada di Rusunawa,” kata Budi.

Realisasi bantuan ambulans ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh para penghuni. Mpap, salah seorang warga Rusunawa Margaluyu, mengungkapkan bahwa fasilitas ini akan sangat mempermudah warga yang selama ini hanya mengandalkan Puskesmas terdekat dengan keterbatasan armada logistik darurat.

“Fasilitas ini tentu sangat membantu warga, terutama ketika ada penghuni yang sakit dan membutuhkan penanganan cepat,” ungkap Mpap.

Ia juga berharap fasilitas baru ini bisa dirawat bersama dan dimanfaatkan secara maksimal untuk seluruh penghuni tanpa terkecuali.

“Mudah-mudahan ambulans ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga rusunawa. Kami juga berharap musala dan fasilitas lainnya bisa segera terwujud,” tambahnya.

Sebagai informasi, Rusunawa Margaluyu saat ini telah bertransformasi menjadi kawasan padat yang dihuni oleh lebih dari 120 kepala keluarga (KK) yang tersebar di dua gedung hunian.

Mayoritas dari mereka merupakan warga terdampak relokasi dari wilayah Sukadana, Padek, dan bantaran Sungai Cibanten. Untuk meringankan beban masa transisi, Pemkot Serang juga memberikan kebijakan khusus berupa pembebasan biaya sewa rusunawa selama dua tahun pertama kepada para warga relokasi tersebut.(siska)

bisnisbanten.com