Banten24

Pemkab Serang Buka Seleksi Calon Pimpinan Baznas Periode 2026–2031

BISNISBANTEN.COM  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membuka kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang periode 2026–2031.

Demikian diungkapkan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Serang Rochyan Aglan, kemarin.

Rochyan menjelaskan, tahapan seleksi sudah dimulai sejak awal Maret 2026. Pengumuman dan pendaftaran dibuka pada 7 hingga 27 Maret 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi administrasi pada 28 hingga 30 Maret 2026.
Per 1 April 2026, hasil seleksi administrasi diumumkan. Sebanyak 34 peserta dinyatakan lulus dari total 39 yang mendaftar dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya, yakni seleksi kompetensi dasar yang digelar pada 7 April, dimana peserta akan mengikuti ujian terkait ketentuan Baznas dan penulisan makalah.

Advertisement

“Setelah itu, nanti tanggal 13 April 2026 akan dilaksanakan tes wawancara. Dari seluruh tahapan akan disaring menjadi 10 peserta terbaik,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Rochyan, pada 22 April 2026 sepuluh peserta yang lolos semua tahapan akan diajukan untuk mengikuti seleksi lanjutan guna menentukan lima besar calon pimpinan yang akan ditetapkan sesuai mekanisme yang berlaku. Rochyan menyebutkan, peserta seleksi berasal dari berbagai unsur, baik dari pengurus Baznas yang masih aktif maupun dari kalangan masyarakat, termasuk tokoh dan praktisi yang memenuhi persyaratan, serta didukung rekomendasi dari lembaga terkait.

Rochyan juga menyampaikan bahwa masa jabatan pimpinan Baznas Kabupaten Serang saat ini akan berakhir pada 23 Mei 2026. Dengan demikian, diharapkan sebelum tanggal tersebut pimpinan baru sudah dapat ditetapkan. Ke depan, Rochyan berharap, pimpinan Baznas yang terpilih mampu meningkatkan pengelolaan dan perolehan zakat, serta memperluas program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Peningkatan pengelolaan di Baznas juga diharapkan tidak hanya dari sisi kuantitas, melainkan juga kualitas penyaluran zakat kepada para mustahik, sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Selama ini capaian penghimpunan zakat masih sekitar Rp2 miliar per tahun. Ke depan, kami menargetkan adanya peningkatan yang signifikan, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta,” harapnya. *(dik/zai)*

Advertisement
bisnisbanten.com