Pemkab Pandeglang Dapat Bantuan Bedah Puluhan Rutilahu dari PT SMF

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mendapat bantuan bedah 26 rumah tidak layak huni (Rutilahu) dari PT Sarana Multygria Finansial (PT SMF) melalui dana Corporate Social Rensponsibility (CSR).
Secara simbolis, bantuan diserahkan Kepala Bagian Hubungan Perusahaan dan Pengembangan Komunitas PT SMF BUMN Arief Hidayat langsung kepada Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pendopo Pandeglang, Selasa (30/5/2023).
“Ada beberapa daerah yang mendapat dukungan dari kami, di antaranya Kupang, Gorontalo, Prabu Muli, dan Pandeglang urutan ke-18”, ungkap Arief.
Pihaknya, kata Arief, segera melakukan cek lokasi yang menjadi lokus kegiatan rehabilitasi Rutilahu. Setelah itu, pihaknya akan mengestimasikan dana CSR yang akan diberikan kepada Pemkab Pandeglang.
“Kita akan turun ke Desa Teluk, nanti terlihat berapa yang peningkatan kualitas dan berapa yang pembangunan baru,” ujarnya.

Setelah diketahui kuota yang akan diberikan untuk program bedah Rutilahu, pihaknya segera menindaklanjuti bantuan CSR dengan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara PT SMF dengan Pemkab Pandeglang.
“Sejauh ini dikisaran angka 26 rumah (bantuan bedah Rutilahu-red). Tapi, kita lihat setelah pengecekan, bisa bertambah juga jika memungkinkan. Kami harap, September sudah kami serahterimakan kepada Pemkab Pandeglang,” harapnya.
Menanggapi bantuan itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengucapkan terima kasih atas dukungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut. Diakui Irna, saat ini Pandeglang sefang membutuhkan dukungan BUMN, khususnya dalam peningkatan kualitas rumah.
“Saat kami menjabat, kurang lebih ada 60 ribu rumah tidak layak huni. Sekarang sudah 18 ribu rumah yang kami bangun. Adanya CSR ini akan membantu warga kami,” ucap bupati dua periode ini.
Disebutkan Irna, PT SMF bukan hanya bergerak dalam pengembangan rumah layak huni, melainkan juga bergerak pada tiga pilar, yakni SMF care, SMF Smart, dan SMF Green atau Penghijauan.
“Kami harap SMF Green juga bisa diarahkan ke Pandeglang. Seperti di Teluk butuh dukungan pengembangan ruang terbuka hijau,” ujarnya.
Terkait itu, Kepala Dinas Pertanahan, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPPKP) Pandeglang Roni mengatakan, yang terverifikasi mendapatkan bantuan CSR ada 31 rumah di Desa Teluk, Kecamatan Labuan.
“Salah satu saratnya tanah milik sendiri. Semoga yang kita usulkan ini bisa mendapatkan bantuan,” harapnya. (Nizar)









