UMKM

Oxza Media, Keberhasilan Hasil Kerja Keras Berdarah-darah

BISNISBANTEN.COM — Oxza Media termasuk usaha digital printing, konveksi dan percetakan juga penyedia jasa desain yang cukup dikenal di Kota Serang. Tapi ini semua berkat kerja keras sang owner Toang Isken Lazuardi.

Toang bilang, usaha yang ia kembangkan di Jalan Abdul Hadi, Kebonjahe, Kota Serang ini membutuhkan proses panjang. Sebelum menekuni usaha ini, Toang tinggal di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Saat ke Banten, Toang bekerja di PT KS Cilegon pada 2011. Lelaki yang pernah kuliah di Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Unikom, Bandung ini akhirnya resign dan memberanikan membuka usaha dengan modal di bawah Rp200.000.

“Saya datang ke Serang lumayan berdarah-darah untuk memulai usaha. Pada 2013 mulai bangun usaha Oxza Media yang awalnya berbasis fotografi,” tutur Oxza.

Advertisement

Setelah berjalan setahun dengan sewa ruko kecil sambil berhutang sana sini, akhirnya pindah lokasi. Toang merekrut teman-temannya. Pada 2014 jadi perusahaan dengan CV Oxza Media Kreatif.

Ia membagi tiga divisi, yakni advertising cetak-mencetak, multimedia yang menangani wedding, event pemerintahan, mencakup digital agency juga membantu sistem digitalisasi produk dan packaging, serta menangani konveksi dan sablon.

Cerita pilu jatuh bangun membangun usaha diungkapkan Toang.

“Selama dua tahun saya jalan kaki, ini real true story. Sekarang mungkin ada yang melihat kok saya sudah enak, padahal selama dua tahun saya kumpulkan database nama-nama perusahaan dengan jalan kaki dari Merak sampai Anyar,” jelas Toang.

Advertisement

Penggemar fotografi ini bilang, selama mengumpulkan database sempat dikejar anjing, dihadang satpam, dan kehujanan. Ia sempat pesimistis. Namun, ia tetap jalani dan akhirnya bisa sukses seperti ini.

“Dalam menjalankan usaha, terlalu idealisme juga sangat berisiko. Secara faktor experience di bidang bisnis belum begitu banyak. Baiknya, berpikiran apakah produk yang dipasarkan atau dibuat bakal diserap orang atau enggak, jasa lo bakal dipakai orang apa enggak,” tukas kelahiran 1 Juli 1993 ini.

Ditanya tentang bisnis apa yang baik pada saat ini? Ia menjawab, apa pun terbuka dan bisa menjadi peluang usaha.

“Lebih enak berawal dari passion,” jelas anak kedua dari tiga bersaudara yang tinggal di Kompleks Permata, Kota Serang ini. (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.