Mubes IKASTRI VIII: Sinergi 54 Angkatan Teknik Sipil Trisakti Perkuat Jejaring dan Kontribusi Nasional

BISNISBANTEN.COM – Ikatan Alumni Teknik Sipil Universitas Trisakti (IKASTRI) sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) ke-VIII untuk memilih ketua periode 2026-2029. Acara yang mempertemukan lintas generasi dari angkatan 1964 hingga 2023 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara alumni, kampus, dan dunia industri.
Ketua Umum periode yang baru saja berakhir, Ferdy Ardian, mengapresiasi tingginya antusiasme para alumni dalam Mubes kali ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan acara ini mencerminkan soliditas alumni Teknik Sipil Trisakti.
“Di Mubes ke VIII ini luar biasa 54 angkatan datang semuanya. Terima kasih kepada semuanya yang hadir di sini. Luar biasa animonya dan kedinamisannya,” ujar Ferdy.
Ia juga menitipkan pesan optimisme bagi kepengurusan mendatang, “Saya harap untuk Mubes ini menghasilkan hasil-hasil yang paling bagus, ingat bahwa sipil Trisakti selalu ada untuk Indonesia,” tambah Ferdi penuh semangats
Ketua Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Trisakti, Aksan Kawanda melihat Mubes ini sebagai wadah tanpa sekat yang mampu membawa perubahan positif bagi mahasiswa maupun alumni. Ia berharap pemimpin baru dapat merangkul seluruh elemen secara inklusif.
“Kita bisa berkumpul bersama, tidak ada sekat sama sekali untuk menentukan siapa yang akan memimpin ikatan alumni kita yang akan membawa perubahan. Bukan cuma adik-adik ya, bahkan kita para alumni itu bisa selalu senantiasa bareng bersama koordinasi,” jelas Aksan.

Ia menambahkan bahwa tugas utama ketua terpilih adalah “memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang memang diperlukan oleh alumninya, jadi satu wadah yang benar-benar bisa membawa nama baik Trisakti entah itu di level nasional ataupun internasional,” tegasnya.
Perwakilan Alumni Teknik Sipil Trisakti) Firman menyoroti peran strategis alumni dalam mendukung kemajuan universitas melalui implementasi Tridarma Perguruan Tinggi. Baginya, alumni memiliki tanggung jawab moral untuk kembali dan membangun kampus.
“Alumni harus turut serta membangun kampus. Alumni harus terus serta dalam tridarma perguruan tinggi,” tegas Firman.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara jurusan dan alumni dalam mencetak lulusan berkualitas, “Dari jurusan akan menghasilkan lulusan dan dari alumni akan mengawal sehingga nanti tridarma perguruan tinggi itu menjadi maksimum dan tentunya untuk membangun Indonesia ke depan,” tuturnya.
Mubes kali ini mencatatkan partisipasi antusias dari para alumni. Perwakilan Steering Committee (SC), Adifar Kacaya, menyebut ajang ini berlangsung jauh lebih semarak dibandingkan periode-periode sebelumnya.
“Kegiatan hari ini luar biasa, tentunya lebih semarak lagi dibanding periode-periode sebelumnya. Untuk kali ini sekitar 54 angkatan yang berpartisipasi. Ini menunjukkan kenaikan animo dari para alumni Teknik Sipil Trisakti dengan harapan semakin kompak, guyub, dan penuh persaudaraan,” ungkap Adifar Kacaya.
Dari sisi kepanitiaan, Ketua Steering Committee Erwin Princen memaparkan bahwa tingkat partisipasi alumni dalam Mubes VIII ini sangat impresif, mencakup rentang angkatan yang sangat luas.
“Yang diundang hari ini ada 54 angkatan mulai perwakilan-perwakilannya dan saat ditutup tadi pendaftaran itu sudah ada 49 angkatan kurang lebih sekitar hampir 80-an orang yang hadir sebagai peninjau penuh dan peninjau,” ungkap Erwin.
Ia mencatat kehadiran para senior hingga lulusan terbaru, “Jadi dari angkatan paling tua dari 1964 sampai 2023 hadir,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee Ruri Palasari mengungkapkan, bahwa meskipun persiapan dilakukan dalam waktu singkat, dinamika demokrasi dalam pemilihan ketua kali ini berjalan dengan sangat baik dan transparan.
“Persiapannya hanya kurang lebih 1,5 bulan, animonya sangat luar biasa. Mubes kali ini dengan kandidat terbanyak juga dan demokrasinya terlihat berjalan dengan baik semuanya,” tutur Ruri.
Ia berharap keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan seluruh masyarakat teknik sipil Trisakti secara keseluruhan.
Mantan Ketua IKASTRI Periode Sebelumnya Yudi Dahlan menitikberatkan pada pentingnya aspek networking atau jejaring dalam organisasi alumni, terutama untuk membuka peluang kerja dan bisnis bagi para lulusan.
“Tujuannya alumni ini adalah buat terutama networking ya. Networking nanti terhadap teman-teman pengusaha mungkin peluang bisnis, peluang kerja, teman-teman yang memang bekerja di instansi-instansi lebih ditingkatkan lagi,” kata Yudi.
Ia juga berharap alumni senior tetap peduli pada generasi penerus, “Untuk yang angkatan tua, kita sudah memikirkan untuk generasi kedua berikutnya anak-anak kita untuk kesempatan bekerja ataupun berusaha” terangnya.
Mubes IKASTRI VIII ini bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, melainkan bukti nyata komitmen alumni Teknik Sipil Universitas Trisakti dalam menjaga persaudaraan dan memberikan kontribusi berkelanjutan bagi almamater serta pembangunan nasional. (***)









