Lifestyle

Mengapa Sering Sakit Kepala Saat Cuaca Dingin?

BISNISBANTEN.COM – Cuaca dingin seringkali menjadi pemicu bagi banyak orang yang mengalami sakit kepala. Berikut beberapa alasan mengapa fenomena ini sering terjadi:

1. Kontraksi Pembuluh Darah

Saat suhu turun, pembuluh darah di kepala bisa menyempit (kontraksi) sebagai respons tubuh untuk menjaga panas. Ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan ketegangan pada pembuluh darah, yang pada gilirannya dapat menyebabkan sakit kepala.

Advertisement

2. Perubahan Tekanan Udara

Perubahan tajam dalam tekanan udara yang sering terjadi saat cuaca dingin bisa mempengaruhi sistem kardiovaskular dan neurologis seseorang. Ini dapat memicu sakit kepala, terutama bagi orang yang rentan terhadap perubahan tekanan udara.

3. Kekurangan Cahaya Matahari

Saat musim dingin, paparan cahaya matahari yang kurang bisa memengaruhi kadar serotonin dalam tubuh. Serotonin merupakan neurotransmitter yang berperan dalam mengatur suasana hati dan juga dapat mempengaruhi rasa sakit. Penurunan kadar serotonin dapat memicu sakit kepala pada beberapa orang.

Advertisement

4. Dehidrasi Tersembunyi

Saat cuaca dingin, kita cenderung tidak merasa haus seperti saat cuaca panas. Namun, tubuh tetap membutuhkan jumlah cairan yang cukup. Dehidrasi tersembunyi bisa menjadi faktor penyebab sakit kepala saat cuaca dingin.

5. Tegangan Otot

Cuaca dingin juga bisa menyebabkan otot-otot di leher dan kepala menjadi tegang karena kita cenderung memperketat tubuh untuk menghangatkan diri. Tegangan ini dapat memicu sakit kepala tension-type.

Untuk mengurangi risiko sakit kepala saat cuaca dingin, penting untuk tetap terhidrasi, mengenakan pakaian yang sesuai untuk menjaga suhu tubuh, dan mencari perlindungan dari perubahan tajam suhu atau angin.

Beristirahat yang cukup, mengelola stres, dan menjaga pola makan yang sehat juga dapat membantu mengurangi kemungkinan sakit kepala.

Jika sakit kepala sering terjadi atau menjadi sangat parah, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk evaluasi lebih lanjut. (Sarah)

Advertisement
LANJUT BACA